Dongkrak Kinerja Kala Pandemi, Begini Strategi PT PP

Raden Jihad Akbar
·Bacaan 2 menit

VIVABUMN Karya PT PP Tbk menyusun berbagai strategi baik jangka pendek, jangka menengah, maupun jangka panjang untuk mendorong kinerja pada masa dan setelah Pandemi COVID-19.

Sekretaris Perusahaan PT PP Yuyus Juarsa menjabarkan, dalam strategi jangka pendek perseroan berorientasi kepada 5 fokus prioritas Kementerian BUMN. Yaitu nilai ekonomi dan sosial, inovasi model bisnis, kepemimpinan teknologi, peningkatan investasi, dan pengembangan talenta.

"Di masa pandemi COVID-19 ini telah membuat banyak perusahaan mengubah cara menjalankan proses bisnis. Tentunya hal tersebut dilakukan oleh perusahaan untuk dapat bertahan dan bangkit di masa pandemi ini," ujar Yuyus dikutip dari keterangannya, Jumat 9 April 2021.

Baca juga: China Bakal Impor Buah-buahan hingga Sarang Walet RI

Sementara itu, strategi jangka menengah dan jangka panjang untuk terus bertumbuh dan berkelanjutan juga disiapkan. Yaitu, memperluas kepemimpinan, investasi (perputaran nilai), penyelarasan lini bisnis dan memperkuat kapabilitas perusahaan.

"Perseroan sebagai salah satu perusahaan BUMN di Indonesia tentunya telah memiliki strategi jitu dalam menghadapi pandemi COVID-19 ini yang dituangkan dalam Business Continues Plan (BCP) untuk tumbuh berkelanjutan," tambahnya.

Lebih lanjut menurutnya, perkuatan aspek strategi dengan bertransformasi menyesuaikan diri dalam menghadapi masa pandemi, telah dan akan dilakukan oleh Perseroan dengan menerapkan beberapa strategi atau kebijakan
bisnis.

Yaitu melakukan transformasi portofolio bisnis, transformasi unit bisnis, transformasi organisasi, transformasi tata kelola bisnis, dan transformasi pengelolaan inovasi, teknologi & corporate knowledge.

Dalam bidang investasi, Perseroan akan memfokuskan pada selective investment. Di mana proyek-proyek investasi yang memiliki Break Event Point (BEP) cepat akan menjadi prioritas perusahaan saat ini.

Selain itu, smart recycling asset akan difokuskan kepada proyek-proyek jalan tol yang telah diselesaikan pembangunannnya dan memiliki profitabilitas yang baik.

Menurutnya, hasil smart recycling asset akan digunakan kembali untuk membiayai proyek-proyek investasi berikutnya yang menurut perusahaan memiliki nilai profitabilitas yang jauh lebih menguntungkan.

Dengan berbagai strategi itu PT PP optimis dapat menggenjot kinerja tahun ini. Apalagi dengan adanya dukungan Pemerintah terhadap pemulihan ekonomi nasional di tengah pandemi COVID-19, seperti kebijakan pemberian insentif dalam pembebasan pajak pertambahan nilai (PPN) pada sektor properti dan penurunan tarif PPh Final atas Jasa Konstruksi.

Selain itu, Kementerian BUMN juga terus menggenjot program Pemerintah dalam mempercepat vaksinasi secara massif kepada masyarakat dan karyawannya.

"Perseroan meyakini bahwa kondisi perusahaan yang terjadi akibat pandemi COVID-19 hanyalah bersifat sementara," ungkapnya.