Doni Monardo Sebut Pengungsi Gunung Merapi Bisa Tertular COVID-19

Syahrul Ansyari, Cahyo Edi (Yogyakarta)
·Bacaan 1 menit

VIVA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mewanti-wanti agar barak pengungsian Gunung Merapi tidak menjadi klaster penularan COVID-19. Doni pun meminta kepada penanggung jawab dan pemangku wilayah yang ada di area Gunung Merapi untuk melakukan sejumlah langkah.

Doni yang hadir dalam acara Tactical Floor Game (TFG) di Kabupaten Sleman ini menyebut bahwa hingga saat ini belum ada kepastian kapan pandemi COVID-19 akan berakhir. Doni menuturkan jika siapapun mempunyai peluang untuk tertular COVID-19, termasuk para pengungsi Gunung Merapi.

Baca juga: Merapi Siaga, Warga Nekat Cari Pakan Ternak di Daerah Rawan

Terkait upaya pencegahan penularan COVID-19 di barak pengungsian, Doni menyarankan agar ada pemisahan untuk kelompok rentan. Pemisahan ini diharapkan bisa mengantisipasi penularan COVID-19.

Mantan Danjen Kopassus ini menuturkan bahwa BNPB pusat akan melakukan koordinasi dan memberikan dukungan terhadap ancaman bencana erupsi Gunung Merapi. Termasuk pula ancaman penularan COVID-19 di barak pengungsian.

"Saya berharap tim dari (BNPB) pusat bisa melakukan koordinasi untuk memberikan dukungan semaksimal mungkin yang bisa diberikan kepada seluruh tempat pengungsian," ujar Doni, Kamis, 19 November 2020.

"Dukungan baik logistik, alat untuk rapid test antigen untuk mengetahui ada atau tidaknya yang terpapar COVID harus selalu dilakukan. Harus selalu diupayakan lebih awal (rapid test) untuk diketahui agar tidak terciptanya klaster di tempat pengungsian," ungkap Doni.