Dor, Mahasiswa di Palembang Jadi Korban Salah Tembak Polisi

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Palembang - Aksi kejar-kejaran polisi dengan pelaku narkoba ternyata memakan korban. Salah satu warga di Kota Palembang Sumatera Selatan (Sumsel), menjadi korban salah tembak oleh aparat kepolisian.

Febrian Julian Saputra (23), mahasiswa di Palembang Sumsel menjadi korban penembakan peluru nyasar di bahu tangan kanannya.

Dari informasi yang diperoleh, awalnya anggota polisi sedang mengejar mobil pelaku pengedaran narkoba di Jalan Ahmad Yani Seberang Ulu (SU) II Palembang, pada Selasa (10/11/2020) malam.

Diduga salah satu oknum kepolisian menembakkan peluru ke arah mobil pelaku. Namun, tembakan tersebut tak sengaja menyasar ke korban.

Putra Aditya, saksi mata di Tempat Kejadian Perkara (TKP) mengatakan, pada Selasa malam sekitar pukul 20.00 WIB, dia melihat mobil jenis Mobilio kejar-kejaran dengan mobil jenis Pajero.

“Saya sedang jualan, melihat mobil kejar-kejaran. Mereka serempetan sampai bemper mobil satunya hancur. Kemudian terdengar suara tembakan enam kali,” katanya, Rabu (11/11/2020).

Aan, saksi mata lainnya mengaku, awalnya dirinya tidak mengetahui secara pasti kejadian penembakan tersebut.

Namun dia melihat ada dua kendaraan roda empat saling kejar-kejaran di jalanan yang masih ada aktivitas lalu lintas.

“Setelah itu mendengar tembakan. Katanya polisi mau menangkap pelaku pengedar narkoba,” katanya.

Tidak hanya dihebohkan dengan aksi kejar-kejaran dan suara tembakan, para warga di TKP juga kaget karena salah satu orang terjatuh karena tertembak peluru nyasar.

Febrian yang tercatat sebagai warga Komplek OPI Kelurahan 15 Ulu Jakabaring Palembang ini, langsung dibawa warga sekitar ke Rumah Sakit (RS) Muhammadiyah Palembang.

Korban Peluru Nyasar

Febrian Julian Saputra (23), seorang mahasiswa di Kota Palembang Sumsel dirawat intensif di RS Muhammadiyah Palembang usai menjadi korban peluru nyasar aparat kepolisian (Liputan6.com / Nefri Inge)
Febrian Julian Saputra (23), seorang mahasiswa di Kota Palembang Sumsel dirawat intensif di RS Muhammadiyah Palembang usai menjadi korban peluru nyasar aparat kepolisian (Liputan6.com / Nefri Inge)

Mendengar adanya korban peluru nyasar, petugas piket Pawas SPKT, ident dan piket fungsi Satreskrim Polrestabes Palembang, langsung mendatangi TKP, untuk mengecek kebenaran insiden tersebut.

Bahkan anggota piket juga mengecek korban ke RS Muhammadiyah Palembang Sumsel. Korban sendiri sedang mendapat perawatan luka tembak di bahu kanannya. Saat dilakukan olah TKP, anggota piket juga menemukan selongsong peluru di lokasi kejadian.

Kapolrestabes Palembang Kombes Anom Setyadji membenarkan, ada dugaan korban salah tembak. Namun mereka masih akan mendalami penggerebekan kasus narkoba tersebut.

Milik Anggota Polisi

Selongsong peluru nyasar yang mengenai mahasiswa di Palembang ditemukan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Jalan Ahmad Yani Seberang Ulu (SU) II Palembang (Liputan6.com / Nefri Inge)
Selongsong peluru nyasar yang mengenai mahasiswa di Palembang ditemukan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Jalan Ahmad Yani Seberang Ulu (SU) II Palembang (Liputan6.com / Nefri Inge)

“Apakah ada keterlibatan atau dia ini korban masih didalami. Kondisi korban sudah stabil dan sudah mendapatkan perawatan medis,” katanya.

Terkait kasus salah tembak tersebut, diduga berasal dari senjata api (senpi) milik oknum anggota Dit Narkoba Polda Sumsel.

"Penggrebekan oleh anggota Narkoba Polda. Sudah ditangani dan saat ini diperiksa juga," ungkapnya.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini :