Dor! Pencuri 84 Ekor Kambing di Gunungkidul Takluk di Tangan Polisi

·Bacaan 2 menit

Gunungkidul - Empat orang pelaku pencurian puluhan kambing di Gunungkidul ditangkap Jajaran Kepolisian Polres Gunungkidul. Tiga orang terpaksa dilumpuhkan menggunakan timah panas, karena sempat melakukan perlawanan saat akan ditangkap.

Kapolres Gunungkidul, AKBP Aditya Galayudha Ferdiansyah mengungkapkan penangkapan bermula pada laporan dari masyarakat, yang kehilangan kambing. Pada medio April hingga Agustus 2021 setidaknya ada enam laporan yang diterima Polsek Semanu, Polsek Karangmojo, Polsek Wonosari, Polsek Playen, Polsek Ponjong, dan Polsek Paliyan.

“Berangkat dari laporan tersebut kami memburu pelaku (pencuri kambing) yang meresahkan masyarakat tersebut. Pada Kamis 26 Agustus 2021, kami mendapatkan informasi keberadaan pencuri kambing di beberapa lokasi,” ujar AKBP Aditya, saat konferensi pers, di Polres Gunungkidul, Kamis (9/9).

Tim Polres Gunungkidul, bergerak dan berhasil menangkap satu pencuri kambing, SGY (34), warga Kalurahan (kelurahan) Wiladeg, Kapanewon (kecamatan) Karangmojo di Sedayu. Kemudian AZ,40, warga Lendah, Kulonprogo yang diamankan di Getas, Playen. Kemudian, AW,28 warga Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Ponjong, ditangkap di Ponjong. Serta TW,59, sebagai penadah warga Prambanan, Klaten berhasil dibekuk di Prambanan.

Dari pengakuan pelaku, diperoleh informasi, komplotan pencuri kambing ini telah melakukan aksi di 82 titik yang tersebar di Gunungkidul. Rincian diantarnaya di Karangmojo 25 lokasi, Ponjong 4 lokasi, Playen 10 lokasi. Lalu Wonosari 18 lokasi, Semanu 19 lokasi, dan Paliyan 6 lokasi.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Penjualan Kambing

“Total kambing yang dicuri mencapai 84 ekor, jadi satu lokasi ada yang dua ekor,” ujarnya.

AKBP Aditya menjelaskan modus operandi yang digunakan pelaku pencurian, yaitu memotong tali ikatan kambing dengan pisau cutter.

Kemudian memasukan kambing dalam karung. Keempat orang itu dalam menjalankan aksi, biasanya membagi tugas. Hasil dari pencurian tersebut biasanya mereka jual di Pasar di wilayah Gunungkidul dan di Prambanan.

Salah satu pelaku SGY,34, mengaku menjual kambing tersebut dengan harga bervariasi. Untuk betina ada yang dijual antara Rp500.000-Rp800.000. Sementara untuk kambing jantan antara Rp1 juta-Rp1,6 juta. “Uangnya untuk kebutuhan sehari-hari,” ujar SGY.

Selain menahan empat pencuri kambing tersebut, Polres Gunungkidul juga menyita sejumlah barang bukti diantaranya barang bukti sepeda motor. Pelaku dikenakan Pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan dengan hukuman paling lama 9 tahun penjara.

Dapatkan berita Solopos.com lainnya, di sini:

Simak Video Pilihan Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel