Dorong Infrastruktur Pembangunan, BP Batam Percepat Pemulihan Ekonomi

VIVA
·Bacaan 2 menit

VIVA – Di tengah melambatnya pertumbuhan ekonomi nasional akibat dampak pandemi virus corona atau COVID-19, BP Batam di bawah kepemimpinan Muhammad Rudi menjadikan sektor infrastruktur sebagai salah satu fokus utama. Hal ini untuk meningkatkan konektivitas dan merangsang pertumbuhan ekonomi di Batam.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi tegaskan pengembangan dan pembangunan jaringan jalan akan tetap menjadi prioritas pihaknya dalam agenda pembangunan 2021. Menurutnya, infrastruktur perlu terus di bangun untuk menggerakan ekonomi masyarakat dan menjadikan Batam berdaya saing sebagai kota tujuan investasi.

“Untuk mempercepat ekonomi, hal pertama yang dilakukan BP Batam dan Pemerintah Daerah yaitu dengan meningkatkan infrastrukturnya, terutama jalan-jalan protokol,” kata Rudi, Senin 22 Februari 2021.

Anggaran dan Perencanaan
BP Batam telah menyiapkan anggaran dan perencanaan untuk pembangunan jalan. Saat ini pembangunan telah dilakukan sepanjang 8,5 kilometer di tiga ruas jalan, yaitu Jalan Lumba-Lumba Lengan Simpang Pelabuhan Batu Ampar sampai Jalan Yos Sudarso Batu Ampar, Dermaga Selatan Pelabuhan Logistik Batu Ampar, dan Jalan Kolektor Bundaran Madani hingga Bengkong Sadai.

Rudi menambahkan, saat ini sudah mulai dikerjakan pelebaran jalan dari Simpang Taiwan menuju Simpang Batubesar. Kemudian nantinya juga akan dilanjutkan pelebaran dari Simpang Batubesar menuju Mapolda Kepri.

“Pembangunan jalan ini juga akan kami lanjutkan hingga pembangunan flyover kedua yang akan menghubungkan Batu Ampar hingga Simpang Kabil. Alhamdulillah, rencana tersebut sudah mendapat restu dari Pemerintah Pusat, kita doakan pada tahun depan sudah dapat terealisasi,” jelas Rudi.

BP Batam juga akan melakukan penataan jalan di Kawasan Batam Centre pada pertengahan Mei tahun ini. Dimulai dari Simpang Bank Indonesia menuju Bundaran BP Batam dan selanjutnya hingga ke Simpang Hotel 01. Hal ini diperlukan untuk mengantisipasi semakin berkembangnya kawasan tersebut. Seperti diketahui, kawasan Batam Centre merupakan pusat pemerintahan, jasa, dan pemukiman.

Kawasan ini juga merupakan salah satu pintu gerbang masuknya wisatawan mancanegara ke kota Batam. Sehingga BP Batam ingin memberikan kesan kota yang baik dan menyenangkan kepada tamu dan wisatawan yang berkunjung ke Batam.

Pada pengembangan dan pembangunan jalan kali ini BP Batam telah mengusulkan penambahan jalur sepeda, jalur pejalan kaki, drainase, dan penghijauan di sepanjang ruas jalan tersebut. Masyarakat nantinya dapat menikmati jalan yang indah dan asri.

Sebelumnya, sejumlah proyek perbaikan jalan telah rampung 100 persen pada tahun 2020. Diantaranya perbaikan jalan Yos Sudarso, pembangunan jalan di Kaveling Sambau Nongsa, pembangunan jalur ke-2 Jalan Kawasan Industri Batam Centre, pembangunan Jalan Kolektor, dan Jembatan Kawasan Industri Sekupang, serta peningkatan kualitas jalan di sejumlah kawasan industri Kota Batam.

“Intinya kita ingin benar-benar menata kota ini, sehingga bisa kembali berjaya ekonominya,” tutup Rudi.