Dorong Konsumsi Saat Pandemi, Jokowi Sentil Lambatnya Serapan APBD

Dusep Malik, Eduward Ambarita
·Bacaan 1 menit

VIVAPresiden Jokowi terus meminta jajarannya agar terus menjaga daya beli masyarakat di tengah pandemi COVID-19. Meski ekonomi belum bisa pulih secara normal, berbagai insentif dan bantuan pemerintah diharapkan membantu masyarakat.

Baca Juga: Dibuka Menghijau, IHSG Berpeluang Rebound Jangka Pendek Akhir Pekan

"Dengan bantuan itu, saya berharap konsumsi rumah tangga semakin meningkat, menaikkan permintaan dan mendorong tumbuhnya pasokan," kata Jokowi seperti dikutip lewat akun twitter miliknya, @jokowi, Jumat 23 Oktober 2020.

Program perlindungan sosial seperti PKH dan macam-macam bansos telah disalurkan hingga saat ini. Kepala Negara, dalam berbagai kesempatan diketahui, juga terus mendorong kegiatan usaha UKM terus membuka usaha mereka.

"Selain itu, pemerintah daerah hendaknya membangun optimisme masyarakat terkait penanganan COVID-19 oleh pemerintah," kata dia.

Lewat pesan yang disampaikan via media sosial, Jokowi mengingatkan agar seluruh pemerintah daerah sesegera mungkin mencairkan APBD. Penyerapan anggaran paling menjadi fokus Jokowi di masa pandemi. Selain uang beredar di tengah-tengah masyarakat, penekanan penting juga agar kas daerah juga membelanjakan produk-produk dalam negeri.

"Saya juga meminta pemerintah daerah mempercepat realisasi APBD terutama belanja bantuan sosial dan belanja modal, dan mengutamakan penyerapan produk dalam negeri," lanjut Presiden Jokowi. (ren)