Dorong Transformasi Digital UKM di Indonesia, Telkomsel Gandeng SMESCO

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Telkomsel secara resmi melakukan kerja sama dengan SMESCO Indonesia dalam rangka mempercepat transformasi digital pada Usaha Kecil dan Menengah (UKM).

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatangan nota kesepahaman antara Telkomsel dan Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (LPP-KUKM) atau SMESCO Indonesia pada Senin (6/9/2021).

Direktur Utama Telkomsel, Hendri Mulya Syam mengatakan, kolaborasi tersebut merupakan bentuk komitmen mereka dalam mendukung digitalisasi koperasi dan UKM yang diupayakan oleh Kementerian Koperasi dan UKM.

Dalam siaran persnya, Hendri mengatakan upaya itu juga mendapatkan dukungan jaringan teknologi 4G dan 5G yang "terus dikembangkan secara bertahap dan terukur."

"Telkomsel optimis dapat menghadirkan solusi berbasis teknologi yang dapat mengoptimalkan potensi koperasi dan UKM Tanah Air sehingga mampu berdaya saing tinggi dan melesat dengan digital," ujarnya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

158 Ribu UMKM Terintegrasi ke Ekonomi Digital

Direktur Utama Telkomsel Hendri Mulya Syam dan Direktur Marketing Telkomsel Rachel Goh mengumumkan logo baru Telkomsel (Foto: Telkomsel).
Direktur Utama Telkomsel Hendri Mulya Syam dan Direktur Marketing Telkomsel Rachel Goh mengumumkan logo baru Telkomsel (Foto: Telkomsel).

Sementara itu, Direktur Utama SMESCO Leonard Theosabrata mengatakan, mereka telah memiliki mitra strategis dalam upaya mencapai 158 ribu UMKM terintegrasi ke dalam ekosistem ekonomi digital SMESCO hingga 2023.

"Telkomsel dan ekosistem digitalnya akan menginisiasi pengembangan, peningkatan dan pemberdayaan dalam layanan digital UMKM melalui berbagai layanan dan platform digital terkini dan inklusif sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan pasar," ujarnya.

Sehingga, kerja sama tersebut menghadirkan kesempatan bagi para UMKM untuk terintegrasi dalam ekosistem Telkomsel.

Melalui kerja sama ini, Telkomsel akan memanfaatkan ekosistem digital 99% Usahaku dalam membantu UKM binaan SMESCO memasarkan produk secara global.

Lewat platform tersebut, dilakukan juga digitalisasi sistem operasional usaha, peningkatan kapabilitas melalui program inkubasi dan pelatihan, serta menghadirkan solusi permodalan.

Perluas Jangkauan Pemasaran

Dirut Telkomsel Hendri Mulya Syam (kanan) melakukan penandatanganan MoU dengan SMESCO Indonesia tentang kolaborasi strategis dalam hal pemanfaatan ekosistem digital yang dimiliki Telkomsel.(Dok. Telkomsel)
Dirut Telkomsel Hendri Mulya Syam (kanan) melakukan penandatanganan MoU dengan SMESCO Indonesia tentang kolaborasi strategis dalam hal pemanfaatan ekosistem digital yang dimiliki Telkomsel.(Dok. Telkomsel)

Telkomsel mengatakan bahwa saat ini sudah ada lebih dari 300 ribu pelaku UKM di Indonesia yang telah bergabung dalam pemanfaatan layanan unit bisnis Telkomsel Enterprise.

Selain platform 99% Usahaku, inisiatif ini juga membuka kesempatan bagi UKM binaan SMESCO memperluas jangkauan pemasaran dengan menjadi mitra Telkomsel MyAds, serta menjadi bagian dari DigiPOS Aja! maupun Telkomsel Orbit .

TelkomGroup sendiri mengungkapkan bahwa UMKM memiliki kontribusi sebesar 61,07 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional, dengan potensi menyerap 97 persen dari total tenaga kerja.

Hendri pun berharap agar kolaborasi ini tidak hanya membantu sektor koperasi dan UKM dalam melewati tantangan sulit.

"Melainkan dapat semakin melesat dengan digital melalui pemanfaatan teknologi terdepan sehingga sektor UKM secara berkelanjutan dapat kembali menjadi motor penggerak perekonomian bangsa," pungkas Hendri.

(Gio/Ysl)

Infografis Era Teknologi 5G di Indonesia

Infografis Era Teknologi 5G di Indonesia (Liputan6.com/Triyasni)
Infografis Era Teknologi 5G di Indonesia (Liputan6.com/Triyasni)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel