Dosen Meninggal karena COVID-19, UINSU Lockdown Selama 15 Hari

Daurina Lestari, Putra Nasution (Medan)
·Bacaan 1 menit

VIVA – Seorang dosen dilaporkan meninggal dunia, setelah hasil swab dinyatakan terpapar COVID-19. Dengan itu, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) lockdown atau menutup sementara aktivitas kampus untuk 15 hari ke depan.

Dosen tersebut, berinsial A dan bertugas mengajar di Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Pendidikan UINSU. Seluruh aktivitas pegawai di kampus milik Kementerian Agama itu kini harus dilakukan di rumah (WFH).

Dikabarkan dosen A menghembuskan napas terakhir, Selasa siang, 20 April 2021, sekitar pukul 11.00 WIB. Jenazah dosen tersebut sudah dikebumikan.

Hal tersebut, dibenarkan oleh Wakil Rektor (WR) III UINSU, Nispul Khoiri kepada wartawan di Medan, Selasa 20 April 2021. Ia menjelaskan untuk aktivitas kampus lockdown selama dua pekan mendatang.

”Ya benar UIN Sumut tengah berduka, karena salah seorang dosen terbaiknya meninggal dunia,” kata Nispul.

Nispul menjelaskan penutupan sementara kegiatan di Kampus UINSU berlaku sejak 21 April hingga 4 Mei 2021. Tujuan untuk memutus mata rantai penyebaran, dan mencegah menjadi klaster baru penularan COVID-19.

"Jadi kami lockdown dulu 15 hari. Aktivitas dosen dan pegawai dilakukan di rumah," tutur Nispul.

Nispul menambahkan pihak Kampus UINSU juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Sumut untuk mengambil langkah ke depannya. "Karena UIN Sumut banyak memiliki dosen dan pegawai, sehingga perlu diambil sikap," kata Nispul.