Dovizioso Gagal Total Manfaatkan Absennya Marquez

I Gede Ardy Estrada
·Bacaan 1 menit

Saat ini, Dovizioso berada di posisi keenam klasemen sementara dengan 117 poin. Ia terpaut 45 angka dari rider Suzuki Ecstar Joan Mir, yang tengah memimpin persaingan gelar.

Dengan dua race tersisa musim ini, pembalap berstatus tiga kali runner-up MotoGP tersebut tahu betul bahwa hampir mustahil baginya untuk mengejar ketertinggalan dari Mir.

Karena itu, Dovizioso tidak memasang target muluk pada MotoGP Valencia akhir pekan ini. Ia hanya ingin meningkatkan performa dan meraih poin sebanyak mungkin dalam dua race sisa.

Di tempat yang sama, Sirkuit Ricardo Tormo, dalam MotoGP Eropa pekan lalu, Dovizioso hanya menyelesaikan balapan di urutan kedelapan, 10,801 detik di belakang Mir, sang pemenang.

Pembalap Ducati Team Andrea Dovizioso adu kecepatan dengan rider Repsol Honda Marc Marquez dalam MotoGP Austria 2019.

Pembalap Ducati Team Andrea Dovizioso adu kecepatan dengan rider Repsol Honda Marc Marquez dalam MotoGP Austria 2019.<span class="copyright">Michelin</span>
Pembalap Ducati Team Andrea Dovizioso adu kecepatan dengan rider Repsol Honda Marc Marquez dalam MotoGP Austria 2019.Michelin

Michelin

Kemudian sepanjang MotoGP 2019, pembalap 34 tahun ini hanya mampu dua kali menang. Dan musim ini, yang terganggu pandemi, Dovizioso baru merasakan satu podium tertinggi.

"Setelah tiga tahun, feeling-nya tidak bagus (musim ini). Anda mau mencoba dan berusaha sekeras apa pun hasilnya tak ada," ujar Dovizioso soal pencapaiannya di MotoGP 2020.

"Semuanya terasa sangat sulit dan tidak memuaskan. Saya tak ingin mengakhiri musim seperti ini, namun banyak hal yang membuat itu terjadi."

"Musim ini sangat aneh dengan berbagai alasan. Namun dengan atau tanpa Marc (Marquez) semua memberikan 100 persen kemampuannya," Dovizioso menambahkan.

Ironisnya lagi, MotoGP bakal kehilangan salah satu pembalap terbaiknya itu musim depan. Dovizioso memutuskan cuti pada 2021 karena tidak ada tawaran yang menarik baginya.