Dovizioso Tak Suka Kecepatan Binder di MotoGP Eropa

Lewis Duncan
·Bacaan 1 menit

Rider Red Bull KTM Racing terpaksa harus melakukan penalti long lap di awal balapan, sebagai hukuman dari insidennya dengan Jack Miller di MotoGP Teruel, 25 Oktober 2020.

Walaupun kehilangan 2 detik dan jatuh ke posisi 16 dari 11, Binder memperlihatkan kecepatan yang luar biasa saat mengejar rival-rivalnya di baris terdepan.

Pada akhirnya di lap ke-23, pembalap Afrika Selatan itu berhasil menyalip Dovizioso. Di sisa empat lap terakhir, Racer Ducati nyatanya tidak bisa mengejar Binder yang sudah melesat jauh meninggalkannya.

Binder finis di peringkat ketujuh, sementara rider Italia berada di peringkat kedelapan.

Baca Juga:

Negatif Covid-19, Lecuona Siap Berlomba di Valencia II Alex Marquez Jadikan Joan Mir Anutan

"[Brad] terlalu cepat, dan jika anda melihat kecepatannya saat long lap, itu memperlihatkan potensinya, dan itu sulit dicapai, karena pada saat itu saya kesulitan dengan ban saya, Alex [Marquez] dan [Johann] Zarco juga sedang kesulitan," pembalap yang memutuskan rehat sejenak dari MotoGP 2021 mengungkapkan.

"Saya sedang bersama mereka bersaing memperebutkan posisi dan kemudian Brad datang dengan sangat cepat. Jadi situasi seperti itu tidak enak dilihat."

Walaupun kalah cepat dibanding pembalap 25 tahun tersebut, Dovizioso mengungkapkan bahwa hasil pada balapan MotoGP Eropa tak terlalu buruk. Jika mengingat, ia kesulitan dengan ban motornya.

"Di samping tersalip oleh Binder, mengakhiri balapan dengan cara seperti ini tidak terlalu buruk. Saya melihat kecepatannya dan itu sulit untuk dikejar," katanya.

"Saya tidak melaju dengan cepat dengan ban baru, saya tidak bisa mengontrol motor dan mengerem seperti biasanya."