Download Dokumen 10GB Cuma 4 Detik Pakai 5G, Ini Kata Pakar

Lazuardhi Utama, Misrohatun Hasanah
·Bacaan 2 menit

VIVA – Sejumlah negara di dunia telah mengimplementasikan jaringan generasi kelima atau 5G. Sementara Indonesia penerapannya masih menjadi pro dan kontra. Padahal, ada beberapa manfaat penerapan jaringan 5G. Mulai dari mendorong inovasi Internet of Things (IoT), hingga stabilitas kecepatan internet.

Product Marketing Manager Samsung Mobile Samsung Electronics Indonesia, Taufiqul Furqan mengatakan, jaringan 5G juga bisa meningkatkan kreativitas pengguna dan industri, terutama di sektor hiburan.

Baca: Begini Nasib 2G, 3G dan 4G Jika Indonesia Menerapkan 5G

"Misalnya untuk menonton konser virtual dengan bandwith lebih tinggi, speed yang lebih cepat, bisa melakukan streaming video dengan kualitas tinggi. Gambarnya juga akan lebih tajam dan pengalaman menikmati kontennya akan lebih tinggi. Ada juga cloud gaming sampai travelling virtual dengan VR," kata dia, Rabu, 10 Maret 2021.

Raksasa teknologi Korea Selatan ini telah menghadirkan ponsel pintar yang mendukung kehadiran 5G di Indonesia, yaitu seri Galaxy S21. Namun, karena infrastruktur dan kebijakan belum ada maka teknologinya masih dikunci dengan software atau perangkat lunak.

"Untuk menambahkan kenyamanan, Galaxy S21 juga sudah ditenagai dengan prosesor Exynos 2100 yang telah terintegrasi dengan modem 5G. Jadi, chipset akan mempelajari penggunaan ponsel sehingga baterainya lebih efisien," ungkapnya.

Selain itu, Exynos 2100 dinilai menjamin pengalaman penggunanya. Karena, kecepatan HyperFast memungkinkan streaming video, bermain game online, hingga download atau mengunduh dengan kekuatan yang belum pernah dilihat sebelumnya.

Bandwidth 5G yang lebih besar daripada 4G memungkinkan pengguna jaringan generasi kelima ini melakukan streaming data berukuran besar dengan cepat. Pengguna juga bisa melakukan streaming video konten dengan resolusi tinggi tanpa buffering.

"Jaringan ini memiliki kecepatan unduh mencapai 20 Gbps. Lebih unggul dibandingkan 4G. Artinya, file atau dokumen sebesar 10GB bisa di-download dalam waktu 4 detik," jelas Taufiqul.

Bukan itu saja. Pengguna juga bisa menggunakan jaringan 5G untuk melakukan video call dengan resolusi yang lebih baik dan lancar, sehingga memungkinkan pengguna untuk berkolaborasi musik atau konser melalui Zoom menggunakan jaringan mobile.

Pada kesempatan yang sama, Manager Network Master Plan Telkomsel, Harry Utama, menambahkan jika 5G mendefinisikan ulang mobile experiences melalui tiga kapabilitas utama.

Pertama adalah 5G mampu menghubungkan sensor dan perangkat dalam jumlah besar untuk mendorong inovasi IoT lebih jauh. Kedua, 5G mengakomodasi kapasitas jaringan yang lebih besar untuk memastikan pengguna menikmati kecepatan secara stabil.

Terakhir, ultra-reliable and low-latency communication. Artinya, 5G menghadirkan transfer data yang lebih cepat dan minim jeda untuk mengakselerasi perkembangan teknologi di berbagai sektor. "5G didesain sebagai sebuah teknologi yang tidak hanya meningkatkan broadband, tapi juga use-case konsumen maupun industri," tutur Harry.