DPC Demokrat di Kalbar Tidak Merasa Diintervensi Polisi

Agus Rahmat, Ngadri (Kalimantan Barat)
·Bacaan 1 menit

VIVA – Sekretaris Jenderal DPC Partai Demokrat Kabupaten Melawi, Kalimantan Barat, Bastian Suryadi mengaku tidak ada intervensi dari intel kepolisian terhadap partai. Apalagi sampai meminta susunan pengurus.

Apalagi sampai ada kabar, kalau DPC Demokrat disuruh untuk mendukung kepemimpinan partai hasil Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang Sumatera Utara pada 5 Maret 2021 lalu.

“Munculnya pemberitaan yang menyebutkan anggota kepolisian membujuk kader Partai Demokrat Kabupaten Melawi untuk mendukung hasil KLB di Deli Serdang Sumatra Utara, itu tidak benar. Kami DPC Kabupaten Melawi tidak pernah memberikan pernyataan seperti itu kepada media,” ujar Bastian Suryadi pada Rabu 10 Maret 2021.

Baca juga: Demokrat DIY Minta Kemenkumham Tolak Hasil KLB Moeldoko Cs

Pihak DPC Partai Demokrat Kabupaten Melawi, langsung melakukan koordinasi bersama Polres Melawi untuk memberikan klarifikasi.

“Apalagi ada judul berita polisi di Melawi melakukan intimidasi, itu sungguh kejam. Kami pastikan berita itu hoaks,” tegasnya.

Menurut Bastian, ia tidak mengetahui bagaimana proses munculnya narasi tersebut. Ia curiga bahwa pemberitaan tersebut sengaja dipelintir oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dengan tujuan memperkeruh suasana.

"Fakta yang sebenarnya, pihak DPC Partai Demoktar Kabupaten Melawi solid mendukung kepengurusan PD yang sah yaitu AHY dan tidak ada kader Demokrat ikut dalam KLB di Deli Serdang, Sumatra Utara," katanya.