DPD dukung pengembangan ekonomi biru di Indonesia

Dewan Perwakilan Daerah mendukung pengembangan dan penyusunan peta jalan ekonomi biru di Indonesia sehingga pembangunan nasional dapat dilaksanakan secara lebih inklusif.

"Kami mendukung pembangunan yang berwawasan ekonomi biru dengan mengedepankan kelestarian lingkungan hidup yang keberlanjutan," kata Wakil Ketua Komite I DPD, Darmansyah Husein, di Tanjung Pandan, Kabupaten Belitung, Kepulauan Bangka Belitung, Rabu.

Baca juga: Bappenas: Keseimbangan ekonomi-lingkungan ciptakan masa depan tangguh

Hal ini dia katakan dalam Pertemuan Menteri Pembangunan Kegiatan Tambahan G20 2022 dengan tema Peta Jalan Pembangunan Ekonomi Biru Indonesia di Tanjung Pandan.

Husein yang sebelumnya sempat menjabat bupati Belitung selama dua periode (2004-2013) mengatakan, dalam rangka transformasi ekonomi, Indonesia perlu memiliki pendekatan baru dan mencari sumber pertumbuhan ekonomi baru yang inklusif dan berkelanjutan.

Baca juga: Bappenas: RI ingin jadi pemain utama pembangunan ekonomi biru global

"Ekonomi biru adalah salah satu jawabannya dengan potensi ekonomi yang masih banyak dapat dioptimalkan," ujarnya.

Ia mengatakan, sejak 2015 mereka bersama Kementerian Pariwisata telah memperjuangkan Belitung menjadi Taman Bumi Dunia UNESCO dan sejak dua tahun lalu status tersebut sudah diberikan UNESCO.

Ia menyebutkan, sejumlah situs geologis Bumi yang merupakan bagian dari Taman Bumi Belitung yaitu gugusan batu granit di sekitar Pulau Batu Layar dan terumbu karang yang mengelilingi kawasan itu. "Situs geologis Bumi itu nanti akan ditinjau para delegasi DMM G20," katanya.

Baca juga: Bappenas sebut DMM G20 di Belitung usung tiga tujuan

Ia menyebutkan, konsentrasi wilayah Belitung terdiri dari hutan bakau, terumbu karang dan padang lamun. "Hutan bakau dan terumbu karang dipusatkan di Selat Nasik di sana terdapat Pulau Langer dan terumbu karang di Pulau Batu Dinding," ujarnya.

Ia bilang, guna menjaga kelestarian hutan bakau dan terumbu karang tersebut pihaknya mengedukasi masyarakat untuk tidak mengeksploitasi laut secara tidak ramah lingkungan.

Baca juga: Implementasi ekonomi biru dan hijau jadi prioritas side event G20 DMM

"Kami juga membentuk kelompok masyarakat penjaga hutan bakau dan terumbu karang tersebut dan mengajarkan mereka suatu kemampuan untuk mengolah hasil laut meningkatkan nilai tambah serta mengolah alam dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan," katanya.