DPN Indonesia sambut baik bergabungnya Hotman Paris

·Bacaan 1 menit

Dewan Pengacara Nasional (DPN) Indonesia menyambut baik bergabungnya pengacara kondang Hotman Paris Hutapea usai keluar dari Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi).

"Hotman Paris merupakan salah satu ikon terbaik dunia hukum di Indonesia," kata Presiden DPN Indonesia Faizal Hafied melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Senin.

Menurut Faizal Hafied, Hotman Paris sangat yakin dan bangga bisa bergabung ke DPN Indonesia. Dengan bergabungnya pengacara nyentrik tersebut dinilainya akan semakin memperkuat visi DPN Indonesia untuk menjadi salah satu organisasi advokat terbesar di Tanah Air.

Ia mengatakan salah satu alasan Hotman Paris bergabung ke organisasi itu karena DPN Indonesia banyak diisi oleh advokat muda yang memiliki semangat, dan gairah baru dalam mewarnai dunia hukum di Indonesia.

DPN Indonesia merupakan organisasi advokat yang didirikan untuk berkontribusi dalam melahirkan para advokat andal dan berkualitas. Tidak hanya itu, DPN Indonesia juga sudah mendapatkan pengesahan surat keputusan pendirian dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham), ujarnya.

Hingga kini, sudah ribuan advokat bergabung dengan DPN Indonesia serta diambil sumpahnya. Sebelum dilantik, mereka harus melewati beberapa tahap formil sesuai Undang-Undang Advokat yakni tahap pendidikan khusus profesi advokat (PKPA) dan ujian profesi advokat (UPA).

"Mereka berhak dilantik serta diambil sumpah advokat dan bisa langsung untuk terjun ke dunia advokat menangani perkara," kata dia.

Terakhir, tambah dia, DPN Indonesia terus berusaha untuk menjadi yang terdepan dalam mengikuti perkembangan zaman dengan mengayomi, melayani dan memfasilitasi para anggotanya.

Baca juga: Otto Hasibuan: Peradi pertimbangan pengunduran diri Hotman Paris
Baca juga: Hotman Paris minta peserta ujian profesi advokat belajar baik

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel