DPP Demokrat Ajukan Gugatan ke PN Jakpus, Ada Bambang Widjojanto

Ezra Sihite, Anwar Sadat
·Bacaan 1 menit

VIVA – Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat mengajukan gugatan perbuatan melawan hukum ke Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat (Jakpus) pada Jumat pagi 12 Maret 2021. Dalam kesempatan tersebut, DPP Partai Demokrat juga mengajak mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto masuk dalam tim kuasa hukum.

Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra masih belum menyebutkan siapa saja yang akan digugatnya. Namun Herzaky menegaskan dirinya akan menggugat pihak yang menurutnya melakukan perbuatan melawan hukum.

"Kami tidak ada tujuan kubu siapa tapi kami tujukan kepada yang melakukan perbuatan melawan hukum," kata Herzaky di DPP Partai Demokrat, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat 12 Maret 2021

Dalam proses mengajukan gugatan tersebut selain Bambang Widjojanto, DPP Partai Demokrat juga mengajak 12 nama lain dalam tim kuasa hukum. Mereka yang tergabung dalam tim kuasa hukum diberi nama "Tim Pembela Demokrasi".

Sebanyak 12 nama lainnya adalah Abdul Fickar Hadjar, Aura Akhman, Donal Fariz, Mehbob, Muhajir, Roni Hutahaean, Iskandar Sonhadji, Budi Setyanto, Boedhi Wijardjo, Diana Fauziah, Yandri Sudarso, dan Reinhard Silaban.

"Kami juga didampingi Komisi III DPR RI, Santoso untuk mengajukan gugatan perbuatan melawan hukum," ujar Herzaky

Seperti diketahui, saat ini partai Demokrat tengah mengalami kisruh setelah KSP Moeldoko dituding mencoba mengambilalih Partai Demokrat dari kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (ASH) dengan menggunakan Kongres Luar Biasa (KLB) di Sibolangit, Deli Serdang, Sumut, pada 5 Maret lalu.

Kepengurusan KLB disebut tengah dalam proses untuk didaftarkan ke Kemenkum HAM. Namun sampai saat ini kelanjutan hasil KLB tersebut masih belum jelas.