DPP Golkar Terima Masukan Dewan Pertimbangan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - DPP Partai Golkar mengaku tidak mengabaikan surat-surat yang didapat dari dewan pertimbangan. Surat tersebut berisi masukan-masukan yang dianggap berarti bagi perkembangan partai.

"Kami tidak pernah mengabaikan hal itu. Tentu kami terima sebagai masukan," jelas Wasekjen Golkar, Tantowi Yahya, saat dihubungi, Jumat (4/5).

Komunikasi DPP dengan dewan pertimbangan tidak pernah putus. Dia menjelaskan, dewan pertimbangan menyarankan agar ada revitalisasi kepengurusan di DPP. Hal itu sudah dilaksanakan.

Namun demikian, Tantowi menyatakan apa yang menjadi saran atau masukan dari dewan pertimbangan tidak dapat merubah apalagi membatalkan hasil rapimnas. Apa yang sudah disepakati bersama dalam rapimnas hanya bisa dibatalkan atau dirubah melalui Munas yang diselenggarakan sekali dalam lima tahun. "Karena itulah hasil kesepakatan rapimnas harus dijalankan," paparnya.

Dewan Pertimbangan Partai Golkar meminta DPP untuk tak langsung menetapkan calon presiden (capres) pada rapat pimpinan nasional khusus (rapimnasus) Juli mendatang. Alih-alih, ajang itu harusnya digunakan untuk membicarakan dan memutuskan mengenai mekanisme penentuan capres yang akan digunakan.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.