DPP Nasdem Optimistis Rusdy-Ma'mun Bisa Tuntaskan Pembangunan Sulteng

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem Ahmad M Ali yakin pasangan Rusdy Mastura - Ma'mun Amir dapat menuntaskan semua program pembangunan yang belum dilaksanakan pemimpin Sulteng sebelumnya.

"Itulah kenapa Rusdy maju jadi cagub Sulteng. Yakni untuk menyelesaikan permasalahan atau terbengkalai yang belum sempat dilaksanakan pemerintah lalu," terang Ahmad M Ali dalam keterangan tertulis, Minggu (8/11/2020).

Dia menambahkan, masyarakat Sulteng telah banyak mengetahui apa yang menjadi impian Rusdy - Ma'mun. Yakni terus berupaya untuk menghadirkan kemajuan dan kesejahteraan bagi masyarakat.

Impian tersebut bukanlah sesuatu yang mustahil untuk diwujudkan. Sebab dia menilai visi dan misi Rusdy - Ma'mun pastinya hadir atas dasar pengamatan mendalam melihat kondisi Sulteng saat ini.

"Kita sudah mendengar bersama komitmen Pak Rusdy tetang visi dan mimpi yang dia akan lakukan jika terpilih menjadi gubernur. Mimpi itu bukanlah satu hal yang kosong, karena itu lahir dari satu kontemplasi diri," terangnya.

Sebab dia melihat Provinsi Sulteng merupakan daerah dengan limpahan kekayaan alam. Mestinya, dia melanjutkan, hal tersebut bisa menjadi sumber pendapatan daerah yang bisa menyelesaikan banyak persoalan seperti kemiskinan.

2 Pasangan Calon

Pilkada Sulteng diikuti dua pasangan calon, yakni Rusdy Mastura-Ma'mun Amir dan pasangan Hidayat Lamakarate-Bartholomeus Tandigala.

Rusdy Mastura merupakan mantan Wali Kota Palu. Lahir di Sulawesi Tengah, 8 Februari 1950, pernah menjabat sebagai Wali Kota Palu untuk dua periode, dari tahun 2005 hingga 2015. Rusdy kini aktif menjabat sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Partai Nasdem Provinsi Sulawesi Tengah.

Ma'mun Amir Pelaksana tugas Bupati Banggai pada 19 November 2005 s/d 09 Mei 2006 dan selanjutnya terpilih menjadi Bupati Banggai priode 08 Juni 2006 s/d 08 Juni 2011.

Sementara Mohammad Hidayat Lamakarate adalah Sekretaris Daerah Provinsi Sulteng yang menjabat sejak 11 Agustus 2017. Lahir di Palu, pada 08 Oktober 1970, pernah menjabat sebagai Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik.

Hidayat ditunjuk menjadi Pelaksana Tugas Walikota Palu periode 2015-2016. Dan sebelum menjadi Plt Wali Kota Palu, pernah menjabat sebagai Plt Bupati Kabupaten Banggai Laut. Plt Wali Kota Palu.

Bartholomeus Tandigala atau yang akrab disapa Pak Bartho lahir di Rantepao, Toraja Utara, tahun 1961. Jabatan terakhirnya adalah Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulteng. Dan pernah mendapat kepercayaan Mendagri sebagai Penjabat Bupati Morowali pada 25 Mei 2018 hingga 26 September 2018. Bartholomeus selama menjadi PNS telah mengabdikan diri dibirokrasi selama 33 tahun.

Saksikan video pilihan di bawah ini: