DPR Dorong Nadiem Tingkatkan Mutu Pendidikan, Hilangkan Rintangan Teknis-Nonteknis

Merdeka.com - Merdeka.com - Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian meminta Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia. Peningkatan itu bisa dilakukan dengan cara menghilangkan segala rintangan teknis dan nonteknis di bidang pendidikan dalam negeri.

"Ke depannya Nadiem lebih berupaya untuk menumbuhkan mutu pendidikan di Indonesia dengan menghilangkan segala rintangan teknis maupun nonteknis selama agar tidak pernah muncul kembali," kata Hetifah dalam keterangannya, Selasa (4/7).

Hetifah menilai beberapa program kerja Nadiem memberikan solusi peningkatan kualitas pendidikan, kesejahteraan guru, tenaga pendidikan, hingga ekosistem pendukung operasional pendidikan. Salah satu program yang diapresiasi adalah Merdeka Belajar.

"Yang paling tampak yaitu selama 2,5 tahun terakhir, Nadiem dan Kemendikbudristek telah membeberkan 21 episode Merdeka Belajar. Beberapa program yang diimplementasikan di awal telah terlaksana secara baik, meski dengan berbagai penyesuaian. Di antaranya Guru Penggerak dan SMK Pusat Keunggulan, pesertanya bertambah dan banyak antusias di seluruh Indonesia," ujar Hetifah.

Politikus Golkar ini bilang, meski banyak kinerja Nadiem layak didukung, akan tetapi masih ada catatan. Seperti misalnya perlu mendorong terobosan positif bagi pendidikan di Indonesia.

"Kebijakannya secara riset dan konsep sudah bagus dan berproses untuk sebuah perubahan dan terobosan positif dalam dunia pendidikan," kata Hetifah.

Sementara, Rektor Universitas Tanjungpura Prof Garuda Wiko menilai Nadiem memiliki visi untuk meningkatkan pendidikan Indonesia sesuai perkembangan zaman. Hal ini terlihat dari beberapa program Kemendikbudristek seperti Kampus Merdeka.

Program ini membuka peluang perguruan tinggi secara leluasa menata kualitasnya.

Dia mengatakan terobosan lain Nadiem mengeluarkan Permendikbudristek Nomor 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Lingkungan Perguruan Tinggi.

"Contoh, Kampus Merdeka dari Nadiem membuka peluang perguruan tinggi leluasa menata kualitasnya lebih unggul dan diminati mahasiswa sesuai inovasi sendiri," ujar Wiko. [ray]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel