DPR: Investasi Sektor Migas Mandeg

  • Sebagian Besar Uang Suami Dikelola Istri, Tapi Manajemen Keuangan Paya …

    Sebagian Besar Uang Suami Dikelola Istri, Tapi Manajemen Keuangan Paya …

    TRIBUNnews.com
    Sebagian Besar Uang Suami Dikelola Istri, Tapi Manajemen Keuangan Paya …

    TRIBUNNEWS.COM - Sebagian besar uang gaji suami dikelola istri. Sialnya, mayoritas wanita tak punya pengetahuan pengelolaan keuangan yang bagus. …

  • Dahlan pasrah rencana penyerahan BTN ke Mandiri 'digagalkan' S …

    Dahlan pasrah rencana penyerahan BTN ke Mandiri 'digagalkan' S …

    Merdeka.com
    Dahlan pasrah rencana penyerahan BTN ke Mandiri 'digagalkan' S …

    MERDEKA.COM. Menteri BUMN Dahlan Iskan menyayangkan keputusan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang menginstruksikan untuk menunda rencana pelepasan saham pemerintah di Bank Tabungan Negara (BTN) untuk kemudian dialihkan ke Bank Mandiri. …

  • AP II ingin hadirkan kebun binatang di bandara Jambi

    AP II ingin hadirkan kebun binatang di bandara Jambi

    Merdeka.com
    AP II ingin hadirkan kebun binatang di bandara Jambi

    MERDEKA.COM. PT Angkasa Pura II bersiap mengembangkan bandar udara berkonsep kebun binatang di Sultan Thaha Syaifuddin, Jambi. Kementerian Perhubungan langsung mengkaji rencana itu, karena berkaitan dengan keselamatan penerbangan.Menteri Perhubungan Evert Erenst Mangindaan mengaku baru mendengar proposal AP II itu. Dia mempersilakan operator bandara berkreasi dengan konsep layanan penerbangan, asal keamanan terjamin. ... …

INILAH.COM, Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)  menilai kegiatan investasi di bidang minyak dan gas (migas) masih terhambat karena minimnya kepastian hukum.

Anggota Komisi VII DPR-RI, Bobby Rizaldi mengatakan terbentuknya Satuan Kerja Sementara Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SK Migas), tidak memecahkan masalah terebut.

Dengan pembubaran Badan Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) oleh Mahkamah Institusi (MK), perusaahan migas belum ada yang menanamkan investasi baru di sektor tersebut.

"Sampai sekarang belum ada perusahaan minyak yang ingin investasi khususnya kegiatan eksplorasi. Mereka menunggun kepastian hukum yang saat ini belum jelas," ujarnya dalam diskusi publik bertajuk "Upaya Menegakkan Kedaulatan Energi di Tengah Problematika Pengelolaan Migas Nasional," di Jakarta, Selasa (18/12/2012).

Kondisi ini dinilai bakal menciptakan slow growth dalam aspek nasional. Bobby mengatakan jika investor enggan menanamkan modalnya, maka pembukaan lapangan pekerjaan pun akan sangat minim di bidang tersebut.

"Jadinya slow growth dan tidak ada lapangan pekerjaan yang akan lahir. Investasi turun maka hal itu menurunkan lapangan pekerjaan," tutur dia.

Bahkan, dia juga menilai, imbas dari minimnya investasi akan mempengaruhi sektor industri penunjang migas nasional, seperti komponen alat eksplorasi dan eksploitasi buatan produsen nasional.

Hingga kini, perusahaan negara PT. Pertamina (Persero), dan perusahaan skala lokal seperti Medco juga mengalami dampak dari putusan yang dilakukan MK. "Mereka mau ngebor dan untuk mendapatkan migas jadi tertunda karena tidak ada kejelasan hukum," tuturnya. [hid]

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...