DPR Kecam Pengadangan Bantuan Korban Gempa Cianjur, Minta Aparat Beri Pengawalan

Merdeka.com - Merdeka.com - DPR meminta aparat mengawal bantuan untuk korban gempa Cianjur, Jawa Barat. Hal itu menyusul pengadangan ambulans dan mobil bantuan untuk korban gempa Cianjur yang viral di media sosial.

"Kita juga meminta kepada aparat penegak hukum untuk memonitoring supaya bantuan-bantuan tersebut tidak hanya sampai pada titik awal. Tetapi kemudian sampai dengan titik akhir, sehingga bisa terdistribusi dan termanfaatkan oleh semua saudara-saudara kita di Cianjur yang sedang terkena bencana," kata Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad kepada wartawan, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (24/11).

Dasco berharap seluruh bantuan untuk korban bencana gempa bumi Cianjur dapat didistribusikan ke titik-titik pengungsian agar selanjutnya dibagikan oleh RT/RW setempat.

"Bantuan yang akan disampaikan oleh yang mau mau membantu itu diharapkan sampai kepada seluruh masyarakat Cianjur yang saat ini sedang mengalami atau tertimpa bencana," kata dia.

Sekelompok Orang Ditangkap Usai Adang Ambulans dan Mobil Bantuan Korban Gempa Cianjur

Upaya penyaluran bantuan untuk korban gempa Kabupaten Cianjur sebelumnya terkendala oleh pengadangan. Orang-orang yang terlibat sudah dibawa polisi untuk dimintai keterangan.

Informasi mengenai pengadangan itu diunggah oleh akun twitter @Kangjaill. Dalam cuitannya, ia menayangkan dua video. Dalam rekaman singkat, tampak warga mengadang mobil berisi bantuan.

“Kita dijegat ya..orang orang ini minta bantuan diturunin di sini. Sementara kita mau ke ujung ..orang orang ini brentiin semua mobil yang ada tanpa terkecuali ambulan Lokasi tidak jauh dari SMP Terbuka Cigunang Rancagoong. Hati hati buat semua relawan..,” cuit dia.

Dalam cuitan lanjutan, rombongan mobil tersebut memilih mundur dan mencari jalan atau rute menuju lokasi tujuan yang disebut masih kurang mendapatkan bantuan.

“Kita lanjut kita cari jalan lain ya yg penting sampe lokasi yg kita tuju Desa Sarampad Cigunang. Kaga boleh nyerah kita ..Bawa amanah orang,” tulisnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Ibrahim Tompo mengatakan permasalahan tersebut sudah mendapat atensi dari jajaran Polres Cianjur.

“Pelaku sudah diamankan, sekarang lagi diperiksa. kita tunggu hasilnya, nanti diinfo lagi,” ucap Ibrahim melalui pesan singkat yang diterima, Rabu (23/11).

[gil]