DPR minta Kapolri sediakan kapal cepat untuk Polda Kepri

Komisi III DPR RI minta Kapolri menyiapkan kapal-kapal cepat dan berteknologi mumpuni guna mendukung tugas kepolisian di Kepulauan Riau, yang sebagian besar wilayahnya berupa perairan.

“Kami telah menyampaikan kepada Asisten Perencanaan Umum dan Anggaran (As Rena) Polri dan telah didengar oleh Bapak Kapolri. Harapannya, tahun depan sudah bisa diberikan,” ujar Wakil Ketua Komisi III DPR RI Adies Kadir melalui keterangan tertulis diterima di Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Jumat (10/6).

Selain itu, dia juga mengapresiasi kinerja Polda Kepri yang dalam waktu 2 tahun terakhir dapat menekan gejolak. Hampir tidak ada gejolak signifikan yang terjadi di wilayah Kepri pada saat Lebaran kemarin. “Kami berharap hal yang baik ini terus ditingkatkan,” ucapnya.

Kinerja yang baik itu, menurut Adies, berkat kekompakan personel Kepolisian di wilayah hukum Polda Kepri.

Baca juga: Kapal tanker langgar teritori Indonesia hindari biaya dari Singapura

Baca juga: TNI AL bantah ada Perwira minta uang untuk melepaskan kapal tanker

“Wilayah yang kita anggap akan ada riak dan sebagainya, ternyata hal itu tak ada. Hal ini menandakan kerja hebat yang dilakukan oleh Polda Kepri,” ucapnya.

Dia menjelaskan bahwa daerah Kepulauan Riau ini berbeda dengan provinsi lain karena wilayah daratan hanya 4 persen, sedangkan 96 persen berupa perairan.

Oleh karena itu, Komisi III DPR RI menilai kebutuhan kepolisian di Kepri terkait dengan kegiatan-kegiatan pengamanan di perairan, misalnya, kebutuhan kapal-kapal tertentu yang bisa melakukan pemantauan dan pengejaran. Kapal-kapal ini memiliki spesifikasi kecepatan tinggi serta memiliki teknologi mumpuni.

“Kita bisa mendukung Polri dan menyampaikan kepada Kapolri agar memperhatikan daerah-daerah yang berbatasan langsung dengan negara lain. Apalagi yang rawan dan rentan menjadi perlintasan perdagangan gelap narkoba dan penyelundupan manusia,” demikian Adies Kadir.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel