DPR: Pemerintah perlu perluas pembiayaan renovasi hunian usaha mikro

·Bacaan 1 menit

Anggota Komisi XI DPR RI Eriko Sotarduga menyatakan pemerintah perlu memperluas program pembiayaan Hunian Mikro Mekaar (Home) yang menyasar nasabah Program Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) untuk renovasi hunian tempat usaha bagi pelaku usaha mikro di berbagai daerah.

Eriko Sotarduga dalam rilis di Jakarta, Kamis, mengapresiasi program pembiayaan mikro perumahan yang merupakan sinergi BUMN PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) yaitu program Home.

"Kebijakan pemerintah untuk meningkatkan perekonomian seperti yang dilakukan PT SMF dan PT PNM perlu diperluas jangkauannya karena sangat berdampak bagi peningkatan ekonomi kerakyatan," katanya.

Baca juga: PNM-SMF berkolaborasi dorong pembiayaan mikro perumahan

Seperti diketahui Program Home adalah program pembiayaan mikro perumahan bagi nasabah Mekaar binaan PNM, di mana pinjaman itu adalah untuk renovasi rumah nasabah yang juga dijadikan sebagai tempat usaha atau mendukung usaha.

Sedangkan Program Mekaar dari BUMN Permodalan Nasional Madani (PNM) merupakan bantuan pinjaman biaya usaha secara bertahap tanpa agunan dengan bunga rendah yang menyasar para ibu rumah tangga guna membantu perekonomian keluarga.

Sementara itu Anggota Komisi XI DPR RI Musthofa menyatakan optimistis bahwa kesejahteraan rakyat dapat terlaksana dengan baik melalui program SMF dan PNM.

"Program ini manfaatnya besar sekali untuk masyarakat, ini bukti riil uang digelontorkan negara kembali kepada rakyat, bermanfaat untuk rakyat. Atas hal ini, Komisi XI siap mendukung program ekonomi kerakyatan ini," kata Musthofa.

Baca juga: Kementerian BUMN akan turunkan bunga pinjaman Mekaar jadi 18 persen

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel