DPR Protes Menhan Prabowo Subianto Tak Hadir Rapat: Apa Perlu Panggil Paksa?

·Bacaan 1 menit
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (kiri) mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (11/11/2019). Rapat perdana Komisi I bersama Menhan Prabowo ini membahas rencana kerja dan anggaran Kementerian Pertahanan Tahun 2020. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Liputan6.com, Jakarta Menteri Pertahanan Prabowo Subianto hari ini tak menghadiri rapat dengan Komisi I DPR RI. Kehadirannya diwakilkan oleh Wakil Menhan Letjen TNI Muhammad Herindra.

Hal ini menuai protes dari anggota Komisi I DPR RI Effendi Simbolon. Menurutnya, agenda hari ini penting untuk dibahas bersama sehingga diperlukan kehadiran Prabowo Subianto.

Adapun agenda hari ini diantaranya membahas kebijakan umum pertahanan negara, perkembangan MEF Tahap III tahun 2020-2024, pengamanan wilayah perbatasan, dan mengenai pengelolaan sumber daya nasional untuk pertahanan negara.

Dia berharap, Prabowo bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bisa hadir Rabu 2 Juni 2021 mendatang..

"Mudah-mudahan Pak Menhan, Pak Panglima benar-benar hadir. Jangan alasan rapat terbatas rapat apa namanya. Di sini juga penting kok, tidak hanya istana yang penting. Penyelenggara negera bertiga kita bukan hanya Presiden," kata Effendi dalam ruang rapat Komisi I DPR RI, Jakarta, Senin (31/5/2021).

Menurutnya, Prabowo bisa saja meminta izin Presiden Jokowi untuk bisa hadir rapat bersama DPR. "Memang Presiden tidak bisa dibilangin. Pak izin kami ada rapat di DPR pak," tutur politikus PDIP ini.

Bahkan dia menlontarkan untuk memanggil paksa Prabowo agar bisa hadir di DPR.

"Apa perlu kita panggil paksa. Kita memang punya ketentuan memanggil pak pak. Ada DPR bisa panggil paksa," kata Effendi.

Sudah lama

Effendi menuturkan, Prabowo sudah lama tidak rapat bersama dengan DPR RI.

"Ini jangan kita hampir setahun tidak bertemu dengan Menhan di sini. Ya mohon maaf segala hormat. Ini kan masalah negara yang harus kita bahas," kata dia.

Sementara itu rapat dilanjutkan dengan rapat dengar pendapat bersama Wamenhan.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Abdul Kharis Almasyhari yang memimpin melanjutkan rapat secara tertutup.

Reporter: Ahda Bayhaqi/Merdeka.com

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: