DPR Sebut Tak Ada yang Salah Beri Penghargaan ke Gatot Nurmantyo

Bayu Nugraha, Anwar Sadat
·Bacaan 1 menit

VIVA – Anggota Komisi I DPR RI, Muhamad Farhan, turut angkat bicara mengenai langkah Presiden Joko Widodo yang akan menganugerahkan Bintang Mahaputera kepada Mantan Panglima TNI Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo. Menurutnya, tidak ada yang salah karena anugerah tersebut merupakan bentuk penghargaan dari negara kepada sosok yang berjasa.

"Penghargaan ini adalah bentuk apresiasi bangsa kita kepada seorang prajurit yang telah menunjukkan pengabdian luar biasa kepada bangsa dan negara," kata Farhan kepada wartawan, Kamis 5 November 2020.

Meskipun pemberian tanda penghormatan biasanya diberikan pada peringatan hari kemerdekaan Indonesia, namun tidak salah juga diberikan di bulan November. Karena pada bulan November, khususnya pada 10 November, diperingati sebagai hari Pahlawan.

"Timing Hari Pahlawan adalah momen yang paling pas, karena kita bisa bersama-sama melihat sosok anak bangsa yang telah berbuat nyata," ujar Farhan.

Dengan adanya penghargaan ini, dapat menunjukkan Indonesia sebagai bangsa yang Demokrasi. Meskipun sosok tersebut kerap mengkritik pemerintah, namun hal itu tak menghalangi negara untuk memberikan tanda penghormatan.

"Penghargaan ini adalah bentuk nyata prinsip demokrasi, di mana penghargaan atas jasa seorang anak bangsa terlepas dari apapun pandangan politik nya. Hal ini juga menunjukkan bahwa kita semua, sebagai satu bangsa terikat dan bersatu dalam naungan NKRI dan Pancasila," ujar Farhan

Keputusan Presiden memberikan tanda penghormatan ini, memang banyak yang menilai sebagai keputusan politis. Namun Farhan menyebut hal itu sebagai politik kebangsaan.

"Bintang Mahaputra memang keputusan politis tetapi dalam kerangka politik kebangsaan," ujarnya. (ren)

Baca juga: Jokowi Akan Anugerahkan Bintang Mahaputera ke Gatot Nurmantyo