DPR soal Umrah Dibuka Kembali: Pemerintah Arab Saudi Percaya dengan Indonesia

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ace Hasan Syadzily menyambut pembukaan kembali umrah bagi jamaah Indonesia.

Dia menuturkan, pembukaan pintu ibadah umrah oleh Kerajaan Arab Saudi tak terlepas dari penanganan pandemi Covid-19 Indonesia yang semakin baik.

"Alhamdulillah, tentu kita patut bersyukur atas dibukanya kembali ibadah umrah untuk umat Muslim dari Indonesia. Kebijakan kembali membuka jemaah umrah oleh pemerintah kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia tidak lepas dari semakin terkendalinya penanganan Covid-19 di Indonesia," kata Ace dalam keterangannya, Minggu (10/10/2021).

"Prinsipnya bagi kami, dengan kebijakan menunjukan bahwa pemerintah Arab Saudi telah menunjukan kepercayaan terhadap Indonesia dalam penanganan Covid-19," sambungnya.

Politikus Golkar ini meminta pemerintah mempersiapkan syarat-syarat yang diberikan Arab Saudi.

"Yang harus ditindaklanjuti secara teknis adalah sejauhmana persyaratan dan ketentuan yang diberlakukan oleh pihak Arab Saudi terkait dengan teknis penyelenggaraan umrah. Tentu akan terkait dengan protokol kesehatan dan kebutuhan biaya penyelenggaraan umrah yang akan diberikan kepada penyelenggara umroh di Indonesia," kata Ace.

Harus Detail

Ace mengingatkan Kemenag bahwa prokes dan teknis pelaksanaan umrah akan lebih detail selama pandemi.

"Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama dimohon segera menindaklanjutinya dengan melakukan pembicaraan secara teknis pelaksanaan detailnya, terutama soal protokol kesehatan dan ketentuan yang terkait dalam penyelenggaraan umroh di tanah suci itu," kata dia.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel