DPR sumbang USD 1 juta ke Gaza

MERDEKA.COM, Rombongan Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) yang mengunjungi wilayah konflik di Gaza, Palestina, memberikan donasi sebesar USD 1 juta untuk kemanusiaan. Anggota Komisi I DPR Luthfi Hassan Ishaq dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan kunjungan ke Gaza untuk menunjukkan keprihatinan Indonesia kepada Palestina.

"Kami sudah melihat langsung keadaan di sana, dan sudah kami berikan bantuan kemanusiaan sebesar USD 750 ribu yang sudah diserahkan sedangkan sisanya sekitar USD 500 ribu lagi masih bergulir," ujar Luthfi di Bekasi seperti dilansir Antara, Minggu (2/12)

Menurut Luthfi, bantuan itu telah diserahkan langsung kepada Pemerintah Palestina oleh sejumlah perwakilan Komisi I, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) dan 12 personel dari lima lembaga kemanusiaan Indonesia.

"Saya sendiri sempat mengatur pemberangkatan untuk bertemu Perdana Menteri Palestina. Tapi perjalanan saya hanya sampai Mesir dan kembali ke Indonesia karena ada kepentingan mendadak," katanya.

Luthfi mengatakan, pihaknya mengapresiasi hak yang diberikan negara internasional untuk menjadikan Palestina hadir di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai pengamat. "Palestina saat ini baru bisa hadir di PBB sebagai pengamat, belum sebagai anggota. Artinya, negara mereka belum merdeka," katanya.

Luthfi menjelaskan hingga kini Israel masih menduduki wilayah Tepi Barat dengan mendirikan sejumlah posko militer, masyarakat umum hanya bisa keluar masuk sedikit dari Mesir. "Di Gaza sudah tidak ada Israel, tapi masih berlaku embargo. Masyarakat hanya bisa keluar masuk sedikit dari Mesir," jelasnya.

Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.