DPR Usul Vaksin Lengkap-Booster jadi Syarat Masuk Tempat Wisata saat Libur Lebaran

·Bacaan 1 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Anggota Komisi IX DPR Luqman Hakim mengusulkan pemerintah untuk membuat aturan masuk tempat wisata hanya boleh menerima masyarakat yang sudah di vaksin lengkap dan booster. Apabila belum divaskin, masyarakat perlu menunjukkan hasil tes Covid-19.

"Usul saya konkret, pemerintah perlu membuat aturan yang mewajibkan tempat-tempat wisata selama libur lebaran hanya boleh menerima kunjungan dari masyarakat yang sudah vaksin lengkap (dua dosis) atau sudah vaksin ketiga (booster). Apabila belum vaksin kedua atau ketiga, maka pengunjung wajib menunjukkan hasil negatif test antigen," katanya, Jumat (22/4).

Menurutnya, pengaturan ketat tempat wisata sangat penting dilakukan saat libur lebaran. Dia mengatakan jangan sampai setelah libur lebaran, kasus Covid-19 naik tinggi akibat tempat-tempat wisata dibiarkan bebas tanpa aturan.

Dia mengingatkan, pengalaman libur lebaran tahun kemarin harus jadi pembelajaran dimana pemerintah tidak cukup ketat mengatur pembatasan di tempat wisata. Akibatnya, terjadi lonjakan kasus covid-19 pasca lebaran 2021 kemarin.

"Kalau terjadi lonjakan covid-19, nanti yang pemerintah menyalahkan tradisi mudik dan aktivitas silaturrahim halal bi halal Idul Fitri. Padahal pemicunya dari penumpukan pengunjung tempat-tempat wisata," tambahnya.

Dia menambahkan, apabila tempat-tempat wisata dibiarkan bebas tanpa aturan selama libur lebaran, maka akan berpotensi besar menjadi pusat-pusat penularan Covid-19. Luqman berharap agar hal itu tidak terjadi.

"Saya mengusulkan agar diberlakukan juga pengaturan yang ketat bagi tempat-tempat wisata selama libur lebaran," ucap politisi PKB ini. [ray]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel