DPRD DKI akan Gelar Rapimgab Bahas Tiga Nama Calon PJ Gubernur

Merdeka.com - Merdeka.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta memastikan menggelar rapat pimpinan gabungan (rapimgab) untuk menentukan tiga nama usulan calon Pejabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta pengganti Anies Baswedan. Anies diketahui bakal berakhir masa jabatan pada Oktober 2022 mendatang. Mekanisme rapimgab dipilih karena waktu yang terbatas.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Rani Mauliani menjelaskan dia telah berbicara dengan Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi terkait usulan nama calon Pj Gubernur pengganti Anies Baswedan tersebut.

"Kemarin sempat bicara dengan ketua dewan kita rencananya akan bahas perihal ini dalam rapimgab, yang mana biasanya dalam rapimgab itu melibatkan para pimpinan-pimpinan komisi maupun fraksi-fraksi," kata Rani kepada Liputan6.com, Jumat (9/9/2022).

Selain menentukan tiga nama Pj Gubernur, mekanisme penunjukan Pj Gubernur pengganti Anies Baswedan itu, juga akan dibahas dalam rapimgab yang diikuti oleh seluruh fraksi DPRD DKI.

"Iya, rapimgab itu sendiri bagian dari mekanismenya," ujar dia.

Pada rapimgab nanti, menurut dia, setiap fraksi boleh menyampaikan usulan nama calon Pj Gubernur meskipun berbeda-beda. Dalam hal penentuan nama calon nama Pj pun, kewenangannya dikomunikasikan oleh masing-masing ketua fraksi.

"Hal tersebut domainnya ketua fraksi tapi menurut info yang saya dengar setiap fraksi boleh menyampaikan usulannya, dan untuk Gerindra sendiri sih tidak ada arahan mengusung satu nama secara spesifik," jelas Rani.

"Kami lebih kepada ikut saja pada sistem dan mekanisme sebagaimana mestinya karena hal tersebut ujungnya pun kewenangan dari Kemendagri," lanjut dia.

Kendati bakal digelar rapimgab, Rani mengatakan jika sejauh ini belum ada perkembangan yang spesifik di DPRD DKI Jakarta terkait pembahasan menentukan tiga nama usulan calon Pj Gubernur DKI Jakarta.

Pasalnya, kata Rani DPRD DKI baru saja menyelesaikan pembahasan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P2APBD) 2021.

"Belum ada info terbaru memang karna DPRD baru saja menyelesaikan pembahasan P2APBD 2021 minggu kemarin dan baru di paripurnakan selasa lalu. Mudah-mudahan mungkin minggu depan ada up date info terbaru," ujarnya.

Reporter: Winda Nelfira [ray]