DPRD dorong Pemprov DKI tindaklanjuti hasil reses

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta mendorong Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menindaklanjuti hasil reses lembaga legislatif itu yang telah dilaksanakan pada 3-26 Oktober 2022.

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi meminta seluruh aspirasi masyarakat yang tertuang dalam laporan reses ketiga segera ditindaklanjuti oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) Pemprov DKI.

"Laporan beserta lampiran yang tak terpisahkan tersebut akan disampaikan kepada saudara Pj Gubernur untuk ditindaklanjuti dalam Musrenbang Provinsi DKI Jakarta, sebagai salah satu bahan masukan dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD)," ujar Prasetyo di Jakarta, Selasa.

Pernyataan Prasetyo merujuk pada laporan reses ketiga tahun 2022 dari pimpinan dan anggota DPRD DKI Jakarta yang dibacakan oleh anggota Komisi A Jamaludin.

Baca juga: DPRD: Pemprov DKI wajib tindaklanjuti aspirasi warga dari hasil reses


Terdapat sejumlah poin di masing masing bidang yang ditekankan DPRD dalam rangka penyempurnaan kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Pertama, untuk Bidang Pemerintahan, Pertanahan dan Ketertiban Umum, DPRD DKI meminta pemasangan CCTV di Jalan Tipar Cakung Gang Pancong RT 002 RW 002 Kelurahan Sukapura Kecamatan Cilincing.

Selain itu di wilayah Pegangsaan Menteng dan di wilayah RW 006 Bendungan Hilir, Tanah Abang karena kerap terjadi pencurian motor.

"Diharapkan dapat membantu untuk pemasangan CCTV. Hal ini dapat membantu dalam segi keamanan wilayah," katanya.

Kedua, untuk Bidang Ekonomi dan Keuangan Daerah, DPRD DKI meminta penjelasan mengenai tarif integrasi yang akan diberlakukan di DKI Jakarta.

"Rute atau trayek mana saja yang diberlakukan tarif integrasi serta apakah kartu JakLingko yang sudah dimiliki saat ini masih berlaku untuk pembayaran dengan tarif integrasi," katanya.

Baca juga: DPRD DKI klaim dana dapil untuk serap aspirasi dengan cepat

Ketiga, untuk Bidang Pembangunan dan Lingkungan Hidup, DPRD DKI meminta penambahan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) serta dikembalikan lagi fungsinya di beberapa wilayah DKI Jakarta.

"Dengan kondisi gelap, lampu PJU menjadi penting bagi keselamatan warga pada malam hari dari rawan kejahatan terutama di wilayah Ciracas, Ceger, Tugu Utara, KojaKoja dan Kedoya Selatan," katanya.

Terakhir, untuk Bidang Kesejahteraan Rakyat dan Pendidikan, DPRD DKI meminta diwujudkan pembangunan SMP dan SMA Negeri yang masih kurang di wilayah DKI Jakarta. Salah satunya di Kelurahan Ciracas.

"Mohon kiranya dapat dibangun sekolah negeri di beberapa wilayah yang masih membutuhkan sekolah negeri," tutur Jamaludin.