DPRD dukung pengembangan Desa Wisata Belitar Seberang

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, mendukung pengembangan Desa Wisata Belitar Seberang di Kecamatan Sindang Kelingi sehingga menjadi destinasi unggulan daerah itu.

Ketua DPRD Rejang Lebong Mahdi Husen di Rejang Lebong, Sabtu, menyatakan dirinya akan memperjuangkan penganggaran pengembangan Desa Wisata Belitar Seberang yang saat ini masuk 50 besar penilaian Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022, terutama pembangunan infrastruktur berupa jalan sepanjang 2,5 km bisa masuk dalam APBD Rejang Lebong 2023.

"Untuk penyusunan APBD 2023 kita belum tahu berapa besaran anggaran bidang pariwisata ini, nanti kita akan menyampaikan kepada pihak eksekutif dalam bentuk pokok-pokok pikiran dewan," kata dia.

Dia menjelaskan, sektor pariwisata merupakan salah satu visi misi bupati dan wakil bupati setempat sehingga menjadi program prioritas pemerintah daerah dan akan sepenuhnya mereka dukung antara lain melalui penyiapan anggaran pengembangan pariwisata.

Pihaknya masih akan melihat struktur anggaran APBD sehingga nantinya proporsi penyiapan anggaran bisa memadai mengingat saat ini kondisi ekonomi baru mulai membaik setelah dua tahun dilanda pandemi COVID-19.

"Desa Belitar Seberang ini penyiapan sarana dan prasarana pendukungnya belum didukung anggaran APBD Kabupaten Rejang Lebong. Beruntung mereka dibantu oleh pihak SPN Polda Bengkulu dan donatur lainnya sehingga bisa menyiapkan sarana dan prasarana pendukung yang harus dibenahi," katanya.

Secara terpisah, Sekda Kabupaten Rejang Lebong Yusran Fauzi menyebutkan pihaknya telah melibatkan perbankan di daerah itu guna membangun sarana dan prasarana pendukung Desa Wisata Belitar yang nilainya mencapai ratusan juta tersebut karena belum masuk dalam APBD Kabupaten Rejang Lebong 2022.

"Pembangunan fasilitas penunjang Desa Wisata Belitar Seberang berupa jalan menuju Air Terjun Tri Sakti akan menggunakan dana CSR dari salah satunya perbankan, karena kita belum mempunyai anggaran untuk pembangunannya," kata dia.

Dia menjelaskan, saat ini sudah ada satu bank di Kabupaten Rejang Lebong yang siap menggunakan dana CSR nya guna membiayai pembangunan fasilitas pendukung desa wisata yang mewakili Provinsi Bengkulu pada penilaian ADWI 2022 itu.

Selain itu Pemkab Rejang Lebong juga akan melakukan komunikasi dengan perbankan lain agar semuanya bisa memberikan bantuan melalui dana CSR yang mereka miliki mengingat pembangunan kawasan Air Terjun Tri Sakti itu dibutuhkan secepatnya.

Baca juga: Anggota DPR: Desa wisata di Bengkulu mulai berkembang

Baca juga: Anggota parlemen dukung penguatan destinasi wisata Bengkulu

Baca juga: Desa wisata di Bengkulu bersiap untuk penilaian ADWI 2022

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel