DPRD Sumsel Rumuskan Anggaran Pemungutan Suara Ulang

Palembang (Antara) - Komisi III DPRD Sumatera Selatan sedang merumuskan kembali anggaran yang dibutuhkan untuk pemungutan suara ulang pemilihan kepala daerah calon gubernur-wakil gubernur provinsi setempat.

"Sekarang ini sedang dirumuskan kembali dan mereka sudah mengadakan rapat dengan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) provinsi setempat," kata Wakil Ketua Komisi III DPRD Sumatera Selatan Agus Sutikno di Palembang, Kamis.

Menurut dia, pada rapat tersebut yang disampaikan angkanya masih sangat sementara untuk pemungutan suara ulang calon gubernur-wakil gubernur Sumsel mendatang.

"Jadi, kita minta tolong kepada Kepala BPKAD Laonma PL Tobing untuk dirumuskan kembali anggaran tersebut," katanya.

Sebelumnya Anggota Komisi Pemilihan Umum Sumatera Selatan Divisi Logistik dan Keuangan, Kelly Mariana mengatakan, anggaran dana untuk pemungutan suara ulang pemilihan calon gubernur-wakil gubernur sekitar Rp42 miliar.

Jumlah itu memang belum sempurna dan masih harus diperbaiki lagi, karena ada bimbingan teknis untuk penyelenggara pilkada di tingkat bawah belum dimasukan.

"Mungkin nanti ada penambahan-penambahan lagi, tetapi sekarang sekitar Rp42 miliar," ujarnya.

Ia menyatakan, anggaran itu digunakan untuk honor penyelenggara pilkada yang jumlahnya hampir separuhnya, pengadaan barang dan jasa, termasuk alat kelengkapan, surat suara dan lainnya.

Sesuai dengan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) pada Kamis (11/7) memerintahkan kepada KPU Provinsi Sumatera Selatan untuk melaksanakan pemungutan suara ulang di seluruh tempat pemungutan suara di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Kota Palembang, Kota Prabumulih, dan seluruh TPS di Kecamatan Warkuk Ranau Selatan di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan.

MK juga membatalkan Keputusan KPU Sumatera Selatan tentang Penetapan Hasil Rekapitulasi Penghitungan Perolehan Suara Pemilihan Umum Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan Tahun 2013 pada 13 Juni 2013.(tp)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.