DPRK minta rumah sakit Banda Aceh tingkatkan layanan dan prasarana IGD

Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh meminta Rumah Sakit Umum (RSU) Meuraxa Banda Aceh meningkatkan layanan serta sarana dan prasarana di Instalasi Gawat Darurat (IGD) supaya masyarakat terawat dengan baik.

"Kita berharap pelayanan terus ditingkatkan, yang lebih penting masyarakat harus puas berobat di RSUD Meuraxa," kata Ketua Komisi IV DPRK Banda Aceh M Arifin, di Banda Aceh, Kamis.

Hal itu disampaikan M Arifin usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) pelayanan kesehatan RSU Meuraxa Banda Aceh serta salah satu Puskesmas di kota setempat.

Dalam kunjungan tersebut, Komisi IV DPRK Banda Aceh meninjau langsung suasana pelayanan IGD rumah sakit pemerintah itu dan berinteraksi dengan beberapa pasien di sana. Mereka juga mengecek ruang perawatan yang diperuntukan khusus untuk anak-anak.

M Arifin berharap, selain pelayanan, RSU Meuraxa juga perlu meningkatkan fasilitas sarana dan prasarana rumah sakit itu. Terutama di IGD sebagai indikator kepuasan pelayanan ketika berobat pertama sekali.

M Arifin menyampaikan, berdasarkan pengakuan pasien pelayanan yang dirasakan sudah cukup memadai. Meski demikian peningkatan pelayanan perlu ditingkatkan, salah satunya penambahan tenaga kesehatan.

"Kita melihat RSU Meuraxa masih perlu melakukan penambahan tenaga perawat, supaya penanganan pasien yang masuk lebih maksimal lagi," ujarnya.

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPRK Banda Aceh Musriadi menyampaikan, IGD merupakan salah satu pintu utama atau garda terdepan dalam memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat.

Kata dia, pelayanan kesehatan yang bermutu dapat memberikan kepuasan kepada pengguna jasa dalam hal ini masyarakat. Apalagi IGD, menjadi garda terdepan pelayanan di rumah sakit.

“Pelayanan IGD sebagai etalase terdepan dari RSU Meuraxa, tentu harus memberikan standar pelayanan terbaik untuk masyarakat," ujar Musriadi.