Dr. Faheem Younus: Sistem Kesehatan RI Sedang Kolaps Akibat COVID-19, Perlu Intervensi Global

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Dokter Faheem Younus dari Universitas Maryland, Amerika Serikat, menyebut bahwa sistem kesehatan Indonesia sedang kolaps. Dunia dimina segera melakukan intervensi.

"Ini bukanlah Brasil atau India atau Italia," ujar Faheem Younus, MD, melalui Twitter, seperti dikutip Senin (5/7/2021).

"Ini adalah Indonesia. Sebuah negara dengan 270 juta orang dengan senyap dibunuh oleh COVID. Sistem kesehatan sedang kolaps. Butuh intervensi global yang urgen untuk melawan bencana yang sedang muncul," ucapnya.

Konten ini tidak tersedia karena preferensi privasi Anda.
Perbarui pengaturan Anda di sini untuk melihatnya.

Faheem Younus menampilkan video singkat dari media Rusia yang menyebutkan sistem kesehatan RI sudah nyaris kolaps. Dr. Younus belakangan ini semakin sering membahas tentang kondisi COVID-19 di Indonesia, termasuk membantah bahwa susu Bear Brand bisa menyembuhkan corona.

Berdasarkan laman Linkedin miliknya, Faheem Younus adalah Clinical Associate Profesor di Universitas Maryland. Ia juga merupakan ahli penyakit menular, serta fellow dari Infectious Disease Society of America

Younus pernah mendapat Presidential Service Award dari mantan Presiden AS Barack Obama pada 2008 atas jasa kemanusiannya.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Bear Brand Bukan Obat COVID-19

Berebut bear brand. Foto: Tangkapan layar video amatir yang diterima Liputan6.com (3/7/2021).
Berebut bear brand. Foto: Tangkapan layar video amatir yang diterima Liputan6.com (3/7/2021).

Faheem Younus juga menegaskan bahwa susu Bear Brand ataupun ivermectin bukanlah obat untuk COVID-19.

"Susu ini, atau vitamin atau ivermectin tidak memiliki peran dalam pengobatan COVID," jelasnya.

Selain itu, Dr. Younus menjelaskan bahwa jahe, jamu, serai, kunyit, dan kayu putih juga tak berperan dalam mengobati COVID-19. Solusi yang diberikan Dr. Younus adalah tetap memakai masker dan segera mendapatkan vaksin.

"Pakai masker, hindari keramaian di dalam ruangan dan vaksinasi," ucapnya.

Konten ini tidak tersedia karena preferensi privasi Anda.
Perbarui pengaturan Anda di sini untuk melihatnya.

Infografis COVID-19:

Infografis 7 Tips Cegah Klaster Keluarga Covid-19. (Liputan6.com/Trieyasni)
Infografis 7 Tips Cegah Klaster Keluarga Covid-19. (Liputan6.com/Trieyasni)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel