dr Lois Ternyata Pernah Sebut Nagita Slavina Akan Jadi Janda Kembang

·Bacaan 1 menit

VIVA – Nama dr Lois Owien menjadi sorotan publik karena pernyataannya yang menyebut bahwa COVID-19 itu tidak ada.

Pernyataan kontroversial lain yang dilontarkannya adalah penyebab kematian pasien yang dikonfirmasi positif, bukan karena COVID-19 melainkan interaksi obat.

Karena pernyataan yang menimbulkan kegaduhan di masyarakat itu, dr. Lois Owien pun sempat ditangkap aparat kepolisian. Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menindaklanjuti laporan polisi model A terkait adanya dugaan penyebaran berita bohong di media soaial oleh dr Lois.

dr Lois pun ditangkap pada Minggu, 11 Juli 2021 pukul 16.00 oleh Unit V Tindak Pidana Siber Polda Metro Jaya.

Namun, usai dilakukan pemeriksaan oleh penyidik Bareksrim Polri, dokter tersebut tidak ditahan. Dia berjanji tidak akan kabur atau melarikan, juga tidak akan menghilangkan barang bukti.

Selain pernyataan kontroversialnya mengenai COVID-19, dr. Lois Owien ternyata juga pernah menyinggung artis Nagita Slavina dalam salah satu postingannya.

Bahkan, dalam caption yang ditulisnya, dia menyebut istri Raffi Ahmad itu akan menjadi janda kembang. Sebabnya, itu terkait vaksin yang sudah diterima Raffi Ahmad.

"Rafi Ahmad ini sudah di suntik Vaksin FLu kan??

Ingat suami BCL??
Nah...bisa kejadian mendadak seperti itu.
Karena Rafi Ahmad ini SDH menyimpan etil mercury dan formaldehid di tubuhnya.

Begitu rajin minum susu calsium dan obat penurun kolesterol(Statin,Lipitor)
Maka...istrinya akan jadi Janda kembang,"
tulisnya dalam postingan beberapa bulan lalu.

Selain menganggap bahwa COVID-19 bukanlah virus, dr Lois juga menyebut vaksin COVID-19 sebagai racun. Hal itu terungkap dalam salah satu postingannya.

"Siap meracuni Indonesia dengan Vaksin paling beracun di dunia!!!
Matinya pelan2 tersiksa dengan penyakit aneh2!!

Rekomendasi PT.Core
Sarangnya koruptor!!"
tulisnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel