dr. Zaidul Akbar: Hati-hati, Kayu Manis Turunkan Gula Darah

·Bacaan 1 menit

VIVA – Belakangan ini, infused water sangat populer sebagai salah satu minuman yang digunakan untuk detoksifikasi atau mengeluarkan racun dari dalam tubuh. Infused water juga dapat mencukupi kebutuhan cairan dan elektrolit, sehingga mampu mencegah dehidrasi.

Minuman satu ini biasanya dibuat dari campuran air putih dan buah-buahan atau rempah-rempah, yang direndam selama beberapa jam atau dibiarkan semalaman di dalam kulkas. Tidak hanya menyegarkan, infused water juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.

Karena dicampur dengan berbagai buah-buahan atau rempah-rempah, infused water mengandung sedikit vitamin, mineral, antioksidan dan elektrolit. Namun hati-hati, tidak semua bahan terutama rempah boleh kamu gunakan untuk membuat infused water ini.

Dokter sekaligus pendakwah, dr. Zaidul Akbar, mengingatkan, untuk berhati-hati saat ingin membuat infused water, terutama dengan beberapa jenis rempah-rempah.

Melalui sebuah video, dokter Zaidul mengatakan, hendaknya jangan asal ketika ingin mencampurkan rempah untuk dijadikan infused water. Salah satu yang harus diperhatikan adalah kayu manis.

"Infused (water) hati-hati dengan beberapa jenis rempah. Contoh kayu manis. Kayu manis itu dapat menurunkan gula darah dengan cepat," ujarnya dalam video yang diunggah di akun Instagram @dokterzaidulakbar, dikutip VIVA, Jumat 9 Juli 2021.

Lebih lanjut, Zaidul mengatakan, penurunan gula darah yang terlalu cepat dan drastis dapat menimbulkan efek yang tidak baik untuk tubuh.

"Jadi, kalau ibu-ibu atau bapak-bapak, infused pakai kayu manis, habis minum itu keliyengan, setop. Kemungkinan gula darah Anda turun," saran dia.

Menurut Zaidul, hal itu dikarenakan setiap rempah memiliki karakter berbeda-beda. Begitu pun dengan kayu manis.

"Jadi, setiap sayuran atau rempah terutama, dia punya karakter sendiri. Jadi, kalau memang tidak cocok jangan makan," ungkap dr. Zaidul Akbar.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel