dr. Zaidul Akbar: Yang Bikin Kita Mati Bukan Virus, Tapi Karena Ini

·Bacaan 1 menit

VIVA – Pandemi COVID-19 yang menghantam dunia memberikan kekhawatiran bagi masyarakat akan penularannya yang masif dan jumlah kematian yang tak sedikit. Tak heran, banyak orang yang kini menyebut virus tersebut sebagai biang kerok atas ajal yang menimpa seseorang.

Namun, Pendakwah sekaligus Praktisi Medis dr. Zaidul Akbar menyebut bahwa umat muslim tak perlu khawatir akan kasus kematian COVID-19. Sebab, ajal sejatinya sudah ditentukan dalam takdir setiap individu dan virus hanya menjadi salah satu pemicunya.

"Sekarang orang takut luar biasa dengan virus ini. Tenang aja, yang bikin kita mati bukan virusnya tapi memang sudah ajalnya," terangnya dalam kanal YouTube dr. Zaidul Akbar Official, Kamis 5 Agustus 2021.

Zaidul Akbar menjelaskan bahwa penyakit yang diakibatkan virus bisa dianggap sebagai musibah dari Allah SWT. Untuk itu, respons umat muslim dalam menghadapi musibah, sebaiknya tetap sabar dan tak menyalahkan takdir.

"Ketenangan, kedamaian, kebahagiaan, bagian dari keimanan. Dapat musibah, dia bersabar. Dapat nikmat, dia bersyukur," tuturnya.

Menurutnya, umat muslim yang tak mampu bersabar saat mendapat musibah, merupakan sebuah bencana hati paling buruk. Sebaliknya, pahala bisa mengalir dengan kesabaran yang dilakukan saat menghadapi musibah termasuk penyakit apapun yang timbul di tubuh.

"Jaga lisan, hati, pendengaran, penglihatan, semua dijaga sebisa yang bisa dijaga. Jangan sampai hal-hal enggak penting dibahas, tapi memang itulah iblis," ujarnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel