Dragan Djukanovic Ingatkan Skuad PSIS untuk Bekerja Lebih Keras di Liga 1 Musim Ini

·Bacaan 1 menit

Bola.com, Semarang - Skuad PSIS Semarang mulai lengkap dan akan bersiap untuk menghadapi persaingan di Liga 1 2021/2022. Terbaru, PSIS mengumumkan kembalinya gelandang jangkar andalannya, Finky Pasamba, Rabu (2/6/2021).

Sebagian besar pemain PSIS Semarang sudah dikumpulkan sejak dua pekan terakhir, untuk berlatih intens di Semarang dan Kendal. Meski sebagian pemain lainnya masih akan menyusul, seperti Jandia Eka Putra, Fandi Eko Utomo, dan Frendi Saputra.

Begitu pund dengan empat pemain asing PSIS yang masih menanti kejelasan. Kondisi yang membuat pelatih PSIS Semarang, Dragan Djukanovic, sedikit cemas. Ia pun mengingatkan seluruh skuadnya tentang pentingnya bekerja keras karena waktu persiapan yang mepet.

"Untuk liga yang dimulai Juli, kami tidak punya banyak waktu. Tapi, kami akan terus bekerja keras setiap hari. Saya berharap kami sudah siap pada Juli," ujar Dragan Djukanovic, Kamis (3/6/2021).

"Masih ada pemain yang belum hadir saat latihan. Kami menunggu tiga sampai empat pemain lokal, dan kami juga menanti kedatangan pemain asing," ujar pelatih PSIS Semarang asal Serbia itu.

Kejar Tayang

Sesi latihan skuad PSIS Semarang di Stadion Citarum, Kamis (27/5/2021). (Dok PSIS Semarang)
Sesi latihan skuad PSIS Semarang di Stadion Citarum, Kamis (27/5/2021). (Dok PSIS Semarang)

PSIS Semarang sepertinya bakal kejar tayang dalam mempersiapkan diri secara maksimal untuk satu bulan ke depan. Selain tim pelatih menggembleng pemain dalam latihan, manajemen klub juga segera melakukan renegosiasi kontrak.

Terutama tentang nasib dan masa depan empat pemain asing mereka yang masih menanti kejelasan. Wallace Costa, Flavio Beck Junior, Jonathan Cantillana, dan Bruno Silva masih berada di negara asalnya masing-masing dan menunggu kejelasan PSIS.

Meski persiapan kurang optimal, Dragan siap menyiasati untuk memastikan performa timnya tetap maksimal. Seperti halnya turnamen pramusim Piala Menpora, yang secara mengejutkan PSIS mampu menjadi tim kuda hitam.

"Barangkali laga-laga awal nanti kami tidak dengan kekuatan penuh. Beberapa pemain belum siap secara kondisi," lanjut mantan pelatih Borneo FC itu.

Video

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel