Drama Balon Wali Kota Solo Purnomo Mundur, Bagaimana Nasib Anak Jokowi?

Syahdan Nurdin, GoenardjoadiGoenawan

VIVA - Kabar mengejutkan datang dari bakal calon (balon) Wali Kota Solo, Achmad Purnomo. Rival Gibran Rakabuming Raka di internal PDIP itu menyatakan keinginannya mundur dari Pilkada Solo 2020.

Hal tersebut cukup mengagetkan karena Purnomo sejak awal bersaing ketat dengan putra Presiden Joko Widodo itu. Mereka sama-sama melalui 'drama' yang panjang untuk meraih rekomendasi dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Purnomo beralasan karena gelaran Pilkada serentak dilaksanakan pada 9 Desember 2020. Dia tak enak hati jika sibuk mengurus politik di tengah pandemi Corona.

"Kayaknya kondisi berkepanjangan, bahkan presiden mengatakan sampai setahun. Saya tak sampai hati karena pandemi belum berakhir," kata Purnomo

Sikap Legowo Achmad Purnomo

Sikap Purnomo ini menunjukkan Tut Wuri Handayani sebagai orangtua mengalah. Sudah tahu keputusan calon walikota solo PDIP ditentukan tanggal 3 April 2020 sekarang sudah tanggal 25 kan beliau bisa rumangsa bisa memahami batin Ketua Umum PDIP yang tidak tega membatasi hak para sepuh.

Seolah-olah ingin memberitahu wayahe lengser keprabon, mbah kakung diharapkan melangkah mundur menjadi pandito.

Sebab mau bagaimana pun Purnomo sudah sepuh. Ya ditunggu waktunya pun Purnomo akan lebih sepuh. Ya, ingat Pak Harto pun sepuh.

Apakah ini preseden buruk adanya intervensi politik dari DPP PDIP? Apapun itu namanya politik itu seperti bola.  (Ir. Goenardjoadi Goenawan, MM, Alumni IPB Teknologi Pangan, dan Magister Manajemen Universitas Indonesia Lulus 1989)