Drama Panas Cristiano Ronaldo Vs Wayne Rooney di Piala Dunia 2006: Kartu Merah dan Kedipan Mata Menghebohkan

Bola.com, Jakarta - Piala Dunia 2006 di Jerman bakal jadi kenangan tersendiri bagi Cristiano Ronaldo dan Wayne Rooney. Keduanya terlibat perseteruan panas yang membuat Rooney diusir dari lapangan dan Inggris tersingkir

Padahal hubungan antara Ronaldo dan Rooney sangat harmonis di Manchester United sebelum Piala Dunia 2006. Namun, di Piala Dunia yang berlangsung di Jerman ini, keduanya sempat bersitegang.

Peristiwa tersebut terjadi saat Inggris bertemu Portugal pada babak perempat final Piala Dunia 2006. Ronaldo dan Rooney harus saling bertempur di Stadion Veltins Arena Gelsenkirchen.

Inggris dan Portugal datang ke Jerman dengan generasi emas mereka masing-masing. Setelah melewati adangan di babak penyisihan grup hingga 16 besar, keduanya akhirnya bersua di perempat final.

Laga di Piala Dunia 2006 tersebut menjadi sorotan dunia karena aksi yang Ronaldo dan Rooney lakukan. Publik menyebut usai laga kontroversi itu bakal berdampak kepada hubungan keduanya di klub.

 

Injakan Wayne Rooney

Wayne Rooney. (EPA/Andy Rain)
Wayne Rooney. (EPA/Andy Rain)

Laga perempat final Piala Dunia 2006 antara Inggris kontra Portugal merupakan laga yang ketat. Kedua tim tak mau kebobolan dari awal hingga akhir laga.

Kejadian yang menjadi sorotan dunia terjadi pada menit ke-60. Rooney memutuskan menginjak kaki bek Portugal sekaligus Chelsea, Ricardo Carvalho tepat di depan wasit.

"Wasit tidak memberikan saya pelanggaran ketika Carvalho mendorong dan menarik saya," ujar Rooney. "Lalu saya meletakkan kaki saya di atas Carvalho, itu momen ketika Anda tidak berpikir," sambungnya.

 

Cristiano Ronaldo Memprovokasi

Ekspresi Cristiano Ronaldo setelah menuntaskan penalti ke gawang Inggris dalam perempatfinal Piala Dunia 2006, 1 Juli 2006. (AFP/Patrik Stollarz)
Ekspresi Cristiano Ronaldo setelah menuntaskan penalti ke gawang Inggris dalam perempatfinal Piala Dunia 2006, 1 Juli 2006. (AFP/Patrik Stollarz)

Setelah kejadian itu, wasit Horacio Marcelo Elizondo yang memimpin jalannya laga menyatakan Rooney melakukan pelanggaran. Kemudian datang Ronaldo yang memprovokasi karena itu merupakan pelanggaran yang disengaja dan berbahaya.

Melihat Ronaldo memprovokasi wasit, Rooney tampak kesal dan mendorongnya. Setelah itu Elizondo langsung mengeluarkan kartu merah kepada Rooney.

"Tentu saja, ketika dia berlari untuk meminta Elizondo menghukumku, aku mendorongnya menjauh," ujar Rooney. "Pada saat itu saya tidak percaya apa yang dia lakukan," lanjutnya.

 

Kedipan Mata Ronaldo

Cristiano Ronaldo. (AFP/Nicolas Asfouri)
Cristiano Ronaldo. (AFP/Nicolas Asfouri)

Saat Rooney terhuyung-huyung keluar lapangan setelah mendapat kartu merah, ada hal unik yang Ronaldo lakukan. Ronaldo mengedipkan mata ke arah bench pemain Portugal dan tersorot kamera.

Kedipan mata itu seolah Ronaldo sukses menjalankan instruksi dari timnya untuk memancing emosi Rooney. Laga ini akhirnya Portugal menangkan melalui babak adu penalti dan Ronaldo jadi penentunya.

"Saya menempatkan diri saya pada posisi Ronaldo. Apakah saya akan melakukan hal yang sama? Mungkin," kata Rooney mengingat momen tersebut.

 

Permintaan Maaf di Lorong Pemain

Setelah laga tersebut, Ronaldo dan Rooney sama-sama bertemu di lorong pemain. Ronaldo mengaku meminta maaf kepada koleganya di Manchester United ini.

Hal di luar dugaan terjadi, amarah Rooney sudah mereda. Dia akhirnya memaafkan Ronaldo dan akan mendukungnya di Piala Dunia 2006.

Namun di luar lapangan, publik menduga hubungan Rooney dan Ronaldo akan memanas, serta akan berdampak pada hubungan keduanya di Manchester United.

 

Hubungan Malah Makin Dekat

Usai laga kontroversi di Gelsenkirchen, Rooney dan Ronaldo kembali ke Old Trafford. Hubungan mereka jadi lebih dekat daripada sebelumnya dan United menuai hasilnya.

"Pers mencoba menyeret kami ke dalam masalah," ujar Rooney. "Padahal kami tidak memiliki masalah dan sudah selesai setelah laga," jelasnya lagi.

Tiga tahun usai Piala Dunia 2006, duer Ronaldo dan Rooney mampu meraih 3 gelar Liga Premier Inggris dan satu Liga Champions. Ronaldo akhirnya memutuskan cabut ke Real Madrid pada tahun 2009.

Sumber: Mirror

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel