Dramatis, Yuki/Sayaka Libas Juara All England di Semifinal China Open

Bayu Adi Wicaksono

VIVA – Perebutan tiket ke final ganda putri BWF World Tour Super 750, Fuzhou China Open 2019 berakhir dramatis.

Dalam laga yang dilangsungkan di Haixia Olympic Sports Center, Fuzhou, China, Sabtu 9 November 2019, penguasa ranking 3 dunia, Yuki Fukushima/Sayaka Hirota menumbangkan ranking 2 dunia Chen Qingchen/Jia Yifan melalui rubbergame.

Pada game pertama, Yuki/Sayaka sempat kedodoran menghadapi juara All England Open 2019 itu, terbukti mereka hanya mampu menguasai pertandidngan pada awal game saja. Memang, jelang jeda gadis Jepang itu sempat bisa menyamakan angka 8-8. Tapi setelah itu, Chen/Jia langsung tancap gas dan mencuri kemenangan dengan angka meyakinkan 15-21.

Kekalahan di game pertama cukup membuat Yuki/Sayaka meradang. Pada game kedua, mereka mulai bangkit dan kini giliran wakil tuan rumah yang kewalahan menghadapi serangan-serangan maut ranking 3 dunia itu.

Di game ini, Chen/Jia benar-benar dipermalukan mereka cuma mampu unggul di awal saja pada kedudukan 0-1, berikutnya di sepanjang game mereka tak pernah mampu mengimbangi perolehan poin Yuki/Sayaka dan akhirnya laga berakhir dengan angka 21-15 untuk kemenangan Yuki/Sayaka.

Kemenangan mutlak di game kedua membuat Yuki/Sayaka semakin percaya diri bisa menghancurkan Chen/Jia di game tambahan.

BWF World Tour.

Namun, ternyata tak semudah yang mereka bayangkan. Penguasa ranking 2 dunia itu juga tak mau menyerah begitu saja apalagi di hadapan pendukung mereka sendiri. Laga pun menjadi sengit dan perolehan angka mengalir dengan ketat.

Meski begitu, hingga jeda pertengahan game Yuki/Sayaka masih unggul tipis pada skor 11-10. Usai jeda situasi berubah drastis setelah Chen/Jia secara tiba-tiba memborong 4 poin beruntun dan berbalik unggul 11-14.

Sayangnya, keunggulan mereka tak berlangsung lama, hanya berselang dua menit kemudian Yuki/Sayaka bisa menyamakan angka 14-14. Dalam kondisi itu Chen/Jia kembali meningkatkan daya gedornya dan mereka berhasil mendapatkan 2 poin untuk kembali unggul pada angka 14-16.

Lagi-lagi amat disayangkan, mereka gagal mempertahankan keunggulan, mendekati waktu krusial mereka malah berbalik tertinggal 17-16 dari Yuki/Sayaka.

Di menit 89, Yuki/Sayak membuka peluang untuk merebut kemenangan setelah unggul 19-20. Namun mereka gagal memanfaatkan peluang itu setelah Chen/Jia menyamakan poin 20-20 untuk menciptakan deuce.

Yuki/Sayaka mendapatkan peluang kedua untuk menutup game dengan kemenangan setelah berhasil unggul lagi 21-20. Dan akhirnya, juara turnamen termahal dunia Indonesia Open 2019 itu merebut tiket ke final setelah pada menit 94 merebut poin pamungkas untuk memenangkan laga dengan poin akhir 22-20.

Dengan kemenangan ini Yuki/Sayaka melaju ke final untuk menantang pemenang laga antara Juara Dunia Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara dengan juara bertahan Fuzhou China Open 2018, Lee So Hee/Shin Seung Chan.

Sementara itu dengan kekalahan ini maka China dipastikan gagal merebut gelar juara ganda putri yang sudah setahun terakhir lepas dari tangan mereka. Ini merupakan sektor ketiga di Fuzhou China Open 2019 yang gagal dijuarai tuan rumah. Sebelumnya China juga dipastikan gagal menjuarai sektor tunggal putra dan ganda putra.

Baca: Hebat, China Juarai Sektor Terangker dan Perawan di Fuzhou China Open