Drawing fase grup Komet Akbar dan Adyos Aston kurang menguntungkan

·Bacaan 2 menit

Dua atlet para-tenis meja Indonesia Komet Akbar dan Adyos Aston mendapat hasil undian kurang menguntungkan karena harus bersaing dengan unggulan pertama pada babak penyisihan grup cabang olahraga para-tenis meja di Paralimpiade Tokyo 2020.

Komet Akbar yang turun di kelas TT10 berada di Grup A. Dia akan berhadapan dengan unggulan pertama asal Polandia Patryk Chojnowski dan unggulan kedelapan asal Prancis Gilles de la Bourdonnaye.

Setelah mengetahui hasil drawing tersebut, Komet bakal lebih mematangkan diri untuk menghadapi lawan-lawannya tersebut.

Baca juga: Profil atlet Paralimpiade: Komet Akbar, terus bersinar seperti bintang

"Program latihan yang telah kami jalankan di Solo, kami bisa lanjutkan lagi di Tokyo. Latihan hari ini berjalan lancar untuk menghadapi pertandingan nanti," kata Komet dalam rilis NPC Indonesia, Senin.

Meski lawan yang akan dihadapi merupakan unggulan utama, Komet tidak patah semangat. Sebaliknya, dia tertantang untuk menunjukkan penampilan terbaik melawan Chojnowski.

"Saya akan tampil maksimal, kita doakan saja hasil yang terbaik. Saya tidak gentar menghadapi siapa pun lawannya,” ujar atlet asal Jakarta tersebut.

Sementara itu Adyos Aston akan tampil di kategori TT4. Dia juga tergabung di Grup A bersama unggulan pertama asal Turki Abdullah Ozturk dan Rafal Lis dari Polandia yang merupakan unggulan kesebelas.

"Saya mendapatkan hasil undian dan tergabung satu grup dengan unggulan pertama yang juga juara dunia," kata Adyos yang hadir sebagai unggulan 13 kategori TT4.

Baca juga: Profil atlet Paralimpiade: Adyos Astan, tertua di Kontingen Indonesia

"Meski demikian saya tetap bersemangat dan akan berusaha dengan segala kemampuan yang dimiliki," ujar Adyos menambahkan.

Adyos Astan telah tiga kali bertanding melawan Ozturk, namun Adyos belum sekali pun memenangi pertandingan atas atlet Turki tersebut.

Namun setiap pertandingan, Adyos mampu memberi perlawanan bagi Ozturk. Pada pertemuan terakhir di Para Finland OpenMatti Launonen Memorial 2019, Adyos kalah dari Ozturk dengan skor 2-3.

Sementara itu, andalan Indonesia, David Jacobs yang menempati unggulan kedua akan berhadapan dengan Jose Manuel Ruiz Reyes dari Spanyol dan Luka Bakic asal Montenegro di Grup B TT10.

Cabang olah raga para-tenis meja Paralimpiade 2020 akan mulai bergulir di Tokyo Metropolitan Gymnasium, 25 Agustus.

Baca juga: David Jacobs hadir sebagai unggulan kedua di Paralimpiade Tokyo

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel