Driver Ojol yang Membludak Antre BTS Meal McD di Medan Dibubarkan

·Bacaan 2 menit

VIVA – Warga Kota Medan antusias menyambut 'BTS Meal', yang merupakan menu baru dari restoran makan cepat saji, McDonald's bekerjasama dengan Boy Band asal Korea Selatan. Namun, peluncuran menu baru ini pada Rabu 9 Juni 2021 justru memunculkan kerumunan warga dengan pelanggaram protokol kesehatan.

Pantauan VIVA di gerai McDonald's di Jalan SM Raja, Kecamatan Medan Kota, Kota Medan, kerumunan terjadi sejak pagi hari. Tapi, pelayanan dibuka pada pukul 14.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB.

Kerumunan tersebut didominasi driver ojek online yang menerima orderan 'BTS Meal' dari pelanggan. Ada juga warga ikut mengantre menu makan baru dari McD tersebut.

Dengan terjadi kerumunan warga tersebut, pihak Kecamatan Medan Kota dan Polsekta Medan Kota turun dengan melakukan imbuan agar para driver ojol dan warga yang mengantri untuk membubarkan diri. Pun, pihak manajemen diingatkan untuk tidak melayani bila terjadi kerumunan seperti ini.

Melihat hal itu, Camat Medan Kota, Tengku Chairuniza tampak geram dan ia mengancam akan menyenggel gerai McDonald's tersebut. Sebab, memicu kerumunan dan melanggar protokol kesehatan. Apalagi, kata dia, sudah terjadi antrean sekitar 3 jam lamanya.

"Kalau tidak bisa mengikuti langkah-langkah yang kami arahkan sehingga menimbulkan kerumunan lagi. Kemungkinan bisa Satgas COVId-19 Medan untuk melakukan penyegelan," sebut Chairuniza.

Dia mengungkapkan terkejut melihat kerumuman warga yang banyak tersebut. Apalagi, pihak Kecamatan Medan Kota tidak menerima pemberitahuan terkait peluncuran menu baru tersebut. Pemberitahuan tersebut, agar pihak Kecamatan bisa melakukan antisipasi secara cepat.

"Kami pun terkejut melihat ini dan tidak ada pemberitahuan baik kepada kecamatan maupun polsek. Setelah ini ada (kerumunan) kami langsung mengambil langkah dan mengimbau kepada yang bertanggung jawab di sini. Ini hasilnya (kerumunan terurai)," jelas Chairuniza.

Meski begitu, Chairuniza menjelaskan belum ada langkah hukum ditindak tegas terhadap gerai McDonald's SM Raja tersebut.

"Kalau tindakan langkah hukumnya kami belum sampai ke situ hanya mengatasi kerumunan di sini, bagaimana mereka tertib melaksanakan kegiatan berjualan," tutur Chairuniza.

Sementara, manajer gerai McDonald's cabang Sisingamangaraja, Marthawati, enggan memberikan keterangan terkait kerumunan yang terjadi akibat menu BTS Meal itu.