Dua Andalan Malaga

Liputan6.com, Malaga : Sebagai tim debutan, pencapaian Malaga di Liga Champions 2012-2013 luar biasa. Dari lima laga yang sudah dijalani di penyisihan Grup C, tim besutan Manuel Pellegrini ini mencatat tiga kemenangan serta dua kali imbang. Hasil ini membuat Malaga bertengger di puncak klasemen dengan poin 11. Lebih baik dari klub Spanyol lainnya, Valencia dan Real Madrid.

Kesuksesan Malaga tidak terlepas dari solidnya barisan pertahanan. Mereka baru tiga kali kebobolan, hanya Paris Saint Germain dan FC Porto yang mempunyai catatan lebih baik. Selain itu, Malaga juga efektif dalam melancarkan serangan. Sepuluh gol dicetak enam pemain berbeda, dua di antaranya dicetak Joaquin yang memberikan banyak pengalaman kepada pemain baru.

"Sejauh ini dengan pemain berpengalaman di klub, kami bisa berbagai bersama pemain muda yang baru merasakan kompetisi Eropa. Hasilnya mereka bisa menikmati setiap penampilan klub ketika bertanding di kompetisi Eropa," kata Joaquin.

Penampilan Joaquin bersama Malaga menunjukkan ia pantas tampil lebih dari 50 kali bersama timnas Spanyol. Ia mengoleksi 28 kali penampilan di Liga Champions sebelumnya bersama Valencia dan Real Betis.

Meski terbilang senior, Joaquin yang berposisi sebagai pemain sayap harus beradaptasi dengan peran barunya di sepakbola modern. "Tidak benar kalau posisi (pemain sayap) ini tidak penting, di sepakbola modern permainan lebih terpusat di tengah lapangan. Tapi, menurut saya kurang tepat," ucapnya. "Saat ini, tim yang bisa mempersiapkan dengan taktis akan menjadi tim terbaik."

Bermain Joaquin, Javier Saviola menjadi pemain lainnya yang memiliki banyak pengalaman. Sudah 10 tahun sejak debutnya di Liga Champions bersama Barcelona, pemain 32 tahun ini tampil lima klub berbeda dan mencetak 16 gol, termasuk untuk Malaga.

"Setelah berada di klub yang berbeda-beda, saya senang bisa tampil lagi di Liga Champions bersama Malaga," ucap Saviola. "Selebari yang saya lakukan terasa sangat spesial karena saya senang tampil kembali di kompetisi ini. Memainkan pertandingan pertama saya dan kemudian mencetak gol.

Dari tiga debutan di Liga Champions, hanya Malaga yang lolos ke 16 besar. Sudah lolos dengan dua sisa pertandingan merupakan pencapaian yang luar biasa. Joaquin dan Saviola berperan sangat baik, begitu juga barisan pertahanan. "Tim ini sangat kuat saat bertahan," ucap Saviola.(BOG)