Dua Anggota Geng Motor yang Bacok Pedagang Warkop Dibekuk

·Bacaan 1 menit

VIVA – Dua tersangka penganiayaan terhadap penjaga warung kopi alias warkop di Jalan Raya Jatiasih, berinisial LMK (24) dicokok. Keduanya yaitu pemuda berinisial M dan S.

Mereka adalah anggota geng motor Brutal. Kedua pemuda ini pelaku utama yang mengancam dan membacok korban dengan celurit hingga meregang nyawa. Masih ada lima pelaku yang diburu polisi.

"Pelakunya adalah satu kelompok geng motor yang biasa dinamakan geng Brutal. Total ada tujuh pelaku. Yang sudah kami amankan sekarang ini ada dua. Mereka ini pelaku utamanya. Mudah-mudahan lima pelaku yang masih DPO segera ditemukan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jumat, 16 Juli 2021.

Saat hendak ditangkap polisi, mereka berdua coba kabur. Polisi terpaksa memuntahkan timah panas. "Dengan tindakan tegas terukur kita lumpuhkan pelaku-pelaku ini," katanya.

Lebih lanjut, Yusri mengatakan, polisi juga menangkap pria dengan inisial D. Dia adalah penadah telepon genggam yang digondol M dan S.

Atas perbuatannya itu, M dan S dijerat dengan Pasal 365 KUHP dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara. Sedangkan D dijerat dengan Pasal 480 KUHP.

"Dua pelaku merebut handphone korban dan melarikan diri. Kemudian handphone itu dijual kepada D dengan harga Rp1 juta. Tapi baru dibayar Rp500 ribu," katanya lagi.

Sebelumnya diberitakan, di tengah pandemi COVID-19, aksi perampokan terjadi secara sadis di Jalan Raya Jatiasih Pondokgede, Jatikramat, Jatiasih, Kota Bekasi, Selasa, 13 Juli 2021.

Korban berinisial LMK (24) yang merupakan penjaga warung kopi itu dihujani senjata tajam hingga nyawanya tak bisa diselamatkan.

Kali pertama kejadian itu diketahui saksi AR (20). Korban terkapar di jalan setelah dibacok dan ditikam dengan senjata tajam.

"Saksi ketika itu terbangun dari tidur setelah mendengar suara teriakan korban meminta tolong," kata Kasi Humas Polres Metro Bekasi Kota Komisaris Polisi Erna Ruswing.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel