Dua Anggota KPU Sukabumi Mundur

Sukabumi (ANTARA) - Ase Riyadi dan Lidiawati, dua anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mengundurkan diri dari jabatan karena menjadi calon anggota legislatif pada Pemilu 2014 mendatang.

Informasi yang dihimpun ANTARA, Sabtu menyebutkan, Ase Riyadi yang menjabat sebagai Ketua KPU Kabupaten Sukabumi dan Lidyawati yang menjadi anggota KPU Kota Sukabumi menjadi caleg dari Partai Golkar. Alasan mundur keduanya karena ingin fokus menghadapi pemilu.

"Lidiawati mundur lebih dahulu dari jabatannya dan tidak lama Ase Riyadi mengikuti jejaknya, surat pengunduran diri kedua anggota KPU ini sudah diajukan." kata Sekretaris KPU Kabupaten Sukabumi, Gunawan.

Menurut dia, dengan mundurnya dua anggota KPU, pihaknya saat ini mengajukan surat permohonan pergantian antarwaktu ke KPU Provinsi Jawa Barat. Diharapkan pengganti keduanya bisa segera ditentukan karena mengingat tugas KPU saat ini tengah sibuk mengurus berkas pencalegan dan Pemilu 2014.

Pengurus yang nantinya menggantikan kedua mantan anggota KPU ini merupakan mereka yang pernah mengikuti seleksi pemilihan anggota KPU Kabupaten Sukabumi yang disesuaikan dengan peringkat atau nilai saat seleksi.

"Walaupun jabatan anggota KPU ini tinggal beberapa bulan lagi tetapi harus tetap diisi karena untuk mengurus berkas dan arsip pencalonan pada Pemilu 2014 mendatang," katanya.

Ase Riyadi mengatakan, pengunduran dirinya karena ingin fokus di dunia barunya, yakni menjadi caleg dari Partai Golkar di daerah pemilihan I Kabupaten Sukabumi. Pengunduran dirinya sudah dilakukan secara resmi di saat acara pengukuhan anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) beberapa waktu lalu.

"Sebenarnya saya berat meninggalkan jabatan menjadi anggota KPU ini, tetapi selain karena saya maju menjadi caleg, saya juga ingin mencari pekerjaan lain karena saya sudah menjabat menjadi anggota KPU Kabupaten Sukabumi hampir selama 10 tahun atau dua periode," kata Ase.

Ditambahkannya, kemunduran dirinya ini juga untuk melakukan penyegaran di tubuh KPU Kabupaten Sukabumi agar bisa digantikan oleh orang-orang yang berkompeten dan independen di dunia perpolitikan. Karena jika anggota KPU dihuni oleh orang-orang itu saja juga tidak baik, sebab masih banyak orang yang lebih berkompeten untuk mengisi jabatan di KPU ini.

"Saya sudah mengajukan surat pengunduran diri dan juga mengembalikan aset dari KPU yang digunakan untuk kepentingan dinas seperti salah satunya aset kendaraan roda dua dan STNK kepada yang haknya. Karena aset tersebut adalah milik negara dan hanya bisa digunakan oleh anggota KPU saja," katanya.(rr)



Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.