Dua Atlet Panjat Tebing Indonesia Torehkan Prestasi di Amerika

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Dua atlet Indonesia menorehkan prestasi di Piala Dunia Panjat Tebing 2021 (IFSC World Cup). Bertempat di Salt Lake City, Veddriq Leonardo dan Kiromal Katibin memetik medali emas dan memecahkan rekor untuk kategori nomor speed 15 meter.

“Dua atlet ini adalah ‘Super Sub’ dari atlet andalan Tim Nasional Pelatnas panjat tebing Indonesia,” kata Asisten Manajer Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI), Asep Rahmat Asep dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (29/5).

Veddriq Leonardo dan Kiromal Katibin memecahkan record dunia untuk kategori nomor speed 15 meter. Veddriq sendiri meraih medali emas usai berhasil mengalahkan rekannya itu pada laga final.

Pada final Veddriq mencatatkan waktu 5,20 detik. Catatan itu membuat Veddriq mengalahkan rekor milik atlet Iran, Reza Alipour (5,48 detik) dan Kiromal (5.25 detik).

Veddriq pun kini menjadi pemegang rekor dunia sebagai yang tercepat menyelesaikan wall 15 meter di nomor speed putra.

“Mereka (Veddriq dan Kiromal) melakukannya lagi. Veddriq Leonardo mengalahkan rekan senegaranya Kiromal Katibin dan mencatatan lagi rekor dunia di nomor speed putra di Salt Lake City, 5,208 detik,” bunyi keterangan yang dikutip dari akun instagram @ifscclimbing

Dukungan Kemenpora

Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali. (Kemenpora)
Menteri Pemuda dan Olahraga, Zainudin Amali. (Kemenpora)

Menurut Asep, prestasi keduanya tidak lepas dari kegiatan pelatnas yang didukung Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

“Terimakasih kepada bapak Menteri Pemuda dan Olahraga, bapak Zainudin Amali beserta Jajarannya. Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Nasional, bapak Chandra Bakti dan Asisten Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Nasional bapak Surono atas dukungan kepada Pelatnas Panjat Tebing Indonesia,” kata Asep.

Saksikan Video Panjat Tebing di Bawah Ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel