Dua Balapan Beruntun di Valencia Krusial bagi Quartararo

I Gede Ardy Estrada
·Bacaan 1 menit

Sirkuit Ricardo Tormo akan menjadi tempat digelarnya dua dari tiga balapan terakhir MotoGP 2020. Dan ini kesempatan emas pembalap Petronas Yamaha SRT itu untuk bangkit.

Dua race beruntun di Valencia krusial bagi Quartararo karena bakal menentukan skenario akhir terkait siapa yang bakal menjadi juara dunia MotoGP musim ini.

Sekarang, Quartararo masih berada di urutan kedua klasemen sementara. Ia terpaut 14 poin dari Joan Mir (Suzuki Ecstar) yang menempati posisi teratas.

Kendati demikian, rider Prancis tersebut dalam semangat tinggi menghadapi double-header di sirkuit yang disukainya dan berharap dapat mengejar ketertinggalan dari Mir.

"Meski kami menjalani dua balapan sulit di Aragon, saya ingin mengambil keuntungan dari kenyamanan yang selalu rasakan saat memacu motor di Valencia dalam dua race ke depan," ujar Quartararo kepada Motogp.com.

Baca Juga:

Kemajuan pesat Quartararo kejutkan Petronas Yamaha SRT Valencia resmi gelar MotoGP hingga 2021

"Ini trek yang kecil (4,005 km), namun salah satu favorit saya. Saya tampil sangat baik di sana tahun lalu, ketika saya berhasil meraih podium dan pole position, dan juga saat tes post season."

Tentu saja Quartararo berharap mampu mengulang pencapaiannya tersebut di Valencia akhir pekan ini. Apalagi MotoGP 2020 tinggal menyisakan tiga balapan.

"Kami tahu seberapa cepat kami di dalam trek, jadi saya pikir kami punya peluang bagus saat tiga race final di Valencia dan Portimao. Saya tidak sabar melakoni yang pertama akhir pekan ini," tutur Quartararo.

Pole position dan finis kedua di belakang Marc Marquez (Repsol Honda) pada MotoGP Valencia 2019, menjadi momen positif bagi pembalap 21 tahun tersebut.

Quartararo jelas berambisi bisa lebih baik dari pencapaiannya di Sirkuit Ricardo Tormo tahun lalu demi bisa memperoleh kemenangan keempatnya musim ini.

Yang pasti, meraih podium menjadi keharusan baginya jika ingin menjaga peluang menyabet gelar juara dunia MotoGP 2020.