Dua Bayi TKI Dilahirkan di Penampungan Malaysia

Liputan6.com, Nunukan : Dari 19 anak-anak TKI yang ikut orangtuanya dideportasi oleh Pemerintah Negeri Sabah Malaysia, dua di antaranya masih bayi. Keduanya dilahirkan di Penampungan Tahanan Sementara (PTS) Kemanis Papar, Kota Kinabalu, Malaysia.

Ibu kandung sang bayi, yakni Merlina Bara berusia 17 tahun bekerja di sebuah kilang kelapa sawit di wilayah Keningau Sabah. Ia mengatakan bayinya dilahirkan di dalam penampungan dua bulan silam. Bayi berkelamin wanita itu diberi nama Harulia Maslina.

"Waktu saya ditangkap masih hamil lima bulan. Saya melahirkan dalam penampungan dan anak saya ini sudah berumur dua bulan 12 hari," kata Merlina ketika ditemui saat pendataan oleh Balai Pelayanan, Penempatan dan Perlindungan TKI (BP3TKI) Kabupaten Nunukan di Pelabuhan Internasional Tunon Taka, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Timur, Rabu (28/11/2012).

Perempuan asal Ende, Nusa Tenggara Timur, mengisahkan telah ditangkap Polisi Diraja Malaysia saat operasi rumah di tempat kerjanya lima bulan silam. Ketika itu ia sedang mengandung lima bulan.

Selain Merlina, ada TKI deportasi lain yang melahirkan dalam penampungan Malaysia bernama Nikma, berusia 20 tahun asal Kabupaten Bulukumba, Provinsi Sulawesi Selatan. Ia mengaku bayinya yang diberi nama Alfiah berkelamin perempuan itu baru berusia satu bulan.

Nikma yang mengaku bekerja di salah satu perusahaan kilang kelapa sawit di Keningau Sabah itu tertangkap Polisi Diraja Malaysia di rumahnya saat operasi. Sebab dia tidak memiliki dokumen keimigrasian.

Dalam penuturannya, Nikma menjelaskan sewaktu tertangkap dirinya sedang hamil enam bulan dan menjalani kurungan selama tiga bulan lamanya sebelum dideportasi pemerintah Malaysia ke Kabupaten Nunukan, Kalimantan Timur. Nikma dideportasi menggunakan KM Francis Ekspres bersama puluhan TKI bermasalah lainnya.

Selain itu, ucap Nikma, pada saat melahirkan bayinya di penampungan mendapatkan perawatan khusus dari petugas PTS Malaysia dengan memberikan susu dan pakaian kepada bayinya. "Anak ini saya lahir di dalam penampungan dan baru berumur satu bulan. Waktu saya melahirkan dikasin peralatan bayi dan susu dari penjaga penampungan," ujar Nikma.(ANT)