PT JUP-PAM JAYA kolaborasi rawat instalasi pengolahan air hutan kota

BUMD Provinsi DKI Jakarta PT Jakarta Utilitas Propertindo (JUP) dan PAM JAYA berkolaborasi melaksanakan perawatan Instalasi Pengolahan Air (IPA) hutan kota Jakarta yang berlangsung dari tanggal 1 hingga 3 September 2022.

Terkait pengerjaan IPA tersebut, PT JUP dan PAM JAYA telah melakukan penyesuaian suplai air ke wilayah terdampak sejak 28 Agustus 2022.

"Pekerjaan ini dilakukan untuk meningkatkan kehandalan suplai air ke pelanggan wilayah layanan PALYJA. Selain itu, kami berupaya seoptimal mungkin agar pekerjaan ini selesai tepat waktu sesuai target agar suplai air segera kembali normal,” kata Direktur Utama PT JUP, Achmad Fauzi dalam keterangan pers, Selasa.

Pengerjaan IPA ini berdampak pada pasokan air ke beberapa wilayah diantaranya kelurahan Kalideres, Pegadungan, Cengkareng Barat, Cengkareng Timur, Kapuk, Sebagian Duri Kosambi, Sebagian Rawa Buaya, Pluit, Semanan, sebagian Penjaringan, sebagian Pejagalan dan sekitarnya.

Diperkirakan pengerjaan itu akan selesai pada tanggal 6 September 2022 dan arus suplai air ke wilayah tersebut akan kembali normal.

Karena kondisi ini, dia memohon maaf kepada seluruh warga karena sementara waktu suplai air di beberapa lokasi akan terhambat.

"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat dari proses pekerjaan perawatan dan pemeliharaan Instalasi IPA Hutan Kota," terang dia.

Di saat yang sama, pihak PAM JAYA juga akan menyediakan beberapa moda transportasi untuk menyuplai air ke beberapa tempat yang membutuhkan seperti rumah sakit, tempat ibadah, dan panti sosial di beberapa wilayah terdampak.

"Kita menyediakan armada mobil tangki untuk menyuplai kebutuhan air bersih di lokasi terdampak, termasuk rumah sakit, tempat ibadah, panti sosial," jelas Direktur Utama PAM JAYA, Arief Nasrudin. (Adv)

Baca juga: PAL Jaya dan PAM Jaya teken sinergi pemanfaatan lahan kelola limbah
Baca juga: PAM JAYA dinilai perlu program masif untuk layani 100 persen SPAM
Baca juga: PAM JAYA promosikan investasi guna capai 100 persen layanan SPAM