Dua Faktor Agar Indonesia Bisa Pulih dari COVID-19

·Bacaan 1 menit

VIVA – Lebih dari 200 delegasi Indonesia, termasuk dua menteri dan pejabat pemerintah, dari seluruh negeri berjanji untuk memperkuat ekosistem kewirausahaan muda di tengah pandemi COVID-19.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Dr. (H.C) Ir. H. Suharso Monoarfa, menyatakan dukungannya pada wirausaha muda dengan memgembangkan gagasan mereka demi pertumbuhan yang berkelanjutan.

"Saat kami mulai mempercepat pembangunan negara dan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Penting bagi kami untuk memberikan dukungan dan sumber daya yang memadai bagi wirausahawan muda untuk mengembangkan gagasan mereka menuju pertumbuhan yang lebih berkelanjutan. Bekerja sama, kita bisa meningkatkan kemampuan mereka yang akan membantu memajukan negara," ujarnya dalam Dialog Nasional Ketiga tentang Kewirausahaan Muda, yang digelar Youth Co:Lab, Kamis 20 Mei 2021.

Sebelumnya, UNDP Indonesia bersama Citi Foundation dan Islamic Development Bank, telah meluncurkan laporan tentang Youth Entrepreneurship Ecosystem pada tahun 2021.

Hasil penelitian yang dikembangkan oleh SMERU dan TLE ini menunjukkan tren positif di kalangan wirausaha muda. Namun, ketimpangan dalam akses ke pelatihan dan pengetahuan telah menghambat pertumbuhan ekosistem kewirausahaan pemuda

Setelah acara diskusi tersebut, peserta akan dilibatkan dalam dua hari diskusi mendalam dengan 30 pembicara dari berbagai industri seperti media, LSM dan startup, di antaranya Patamar Digital, StartupIndonesia.co, Kemenkop UKM, Asumsi, YCAB, Gojek, Plan International dan lainnya. Rekomendasi untuk pengembangan dan implementasi kebijakan juga dibahas.

Perwakilan UNDP Indonesia, Norimasa Shimomura menggemakan pandangan Bapak Batara, dengan mengatakan, pemuda memegang kunci untuk transisi Indonesia menuju ekonomi hijau.

"Keberhasilan pemulihan Indonesia pasca COVID-19 bertumpu pada dua bahan utama, lanskap negara tentang ekonomi hijau dan kesiapan populasi mudanya," kata dia.

"Karena kita diingatkan oleh pandemi untuk mengubah ekonomi kita ke jalur hijau tanpa limbah, populasi pemuda dapat mendorong perubahan sosial dengan kewirausahaan hijau," sambung Mr. Norimasa Shimomura.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel